Zoom Bidik Pendapatan 2021 Naik 4 Kali Lipat, Dipicu Kerja Jarak Jauh

01 Desember 2020 08:33 WIB

Penulis: Gloria Natalia Dolorosa

Sumber: Zoom.us

CALIFORNIA – Zoom Video Communications Inc. menargetkan pendapatan pada tahun fiskal 2021 senilai US$2,58 miliar, didorong permintaan solusi kerja jarak jauh.

Pendiri dan CEO Zoom, Eric S. Yuan, mengatakan perusahaan berharap dapat memperkuat posisi pasar pada tahun ini sehingga bisa mencapai target 2021 tersebut. Target 2021, menurutnya, setara dengan peningkatan sekitar 314% dari tahun ini.

Dalam laporan keuangan terbarunya, Zoom mencetak pendapatan US$1,77 miliar sepanjang Februari hingga Oktober 2020. Pencapaian ini naik 307% dari periode sama tahun fiskal 2019. Sementara, laba bersih melonjak 4.031% menjadi US$411,7 juta.

“Kami tetap fokus pada kebutuhan komunikasi pelanggan dan komunitas saat mereka menavigasi lingkungan saat ini dan beradaptasi dengan dunia kerja baru dari mana saja menggunakan Zoom,” ujar Yuan dalam siaran siaran pers, Senin, 30 November 2020.

Pada kuartal-III yang berakhir pada 31 Oktober 2020, pendapatan Zoom naik 366,5% menjadi US$777,2 juta. Sementara, laba bersihnya mencapai US$198,44 juta, melesat 8,891% dari kuartal-III tahun lalu yang hanya US$2,2 juta.

Naiknya pendapatan didorong meningkatnya jumlah pelanggan baru. Hingga Oktober 2020 Zoom memiliki sekitar 433.700 pelanggan dengan lebih dari 10 karyawan. Jumlah ini naik sekitar 485% atau hampir enam kali lipat dari kuartal sama pada 2019.

Sebanyak 1.289 pelanggan berkontribusi lebih dari US$100.000 dalam 12 bulan (trailing 12 months/TTM), naik sekitar 136% dari kuartal sama tahun lalu.

Berita Terkait