Yuk, Kenali Lebih Dalam Sukuk Ritel SR013

JAKARTA – Sukuk dalam bahasa Arab berarti dokumen atau sertifikat.

Dalam pasar keuangan, sukuk berarti efek syariah berupa sertifikat atau bukti kepemilikan yang bernilai sama dan mewakili bagian yang tidak terpisahkan atau tidak terbagi atas aset yang mendasarinya.

Dikutip dari dokumen DJPPR Kementerian Keuangan, sukuk negara adalah surat berharga negara yang diterbitkan berdasarkan prinsip syariah, sebagai bukti atas bagian penyertaan terhadap aset SBSN, baik dalam rupiah maupun valuta asing.

Financial Trainer Founder & CEO OM Financial, Ligwina Hananto, mengatakan perencanaan investasi dan pengaturan keuangan yang dimulai sejak muda penting agar mempunyai pegangan finansial saat dibutuhkan ke depannya.

Menurut Ligwina, investasi dapat dilakukan apabila kewajiban seperti utang, cicilan, dan uang kebutuhan rutin harian sudah dilakukan dengan baik.

“Rasio investasi yang sehat adalah 10% sampai 30% dari penghasilan per bulan,” katanya dalam webinar “Investasi yang Baik di Tengah Pandemi” yang digelar BNI Syariah, Selasa, 15 September 2020.

Ligwina menjelaskan investasi yang berisiko rendah di antaranya adalah produk perbankan karena dijamin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) seperti tabungan dan deposito; dan produk investasi yang diterbitkan negara, salah satunya surat berharga.

Analis Senior Pengelolaan Transaksi SBSN Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan Dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, Ricky Gigih Prayoga, mengajak investor muda terutama dari generasi milenial untuk berinvestasi melalui instrumen surat berharga negara (SBN).

Salah satu produk investasi untuk investor ritel yang terbaru dikeluarkan pemerintah adalah Sukuk Negara Ritel seri SR013.

“SR013 merupakan instrumen investasi berbasis syariah yang mudah dibeli melalui online, aman karena diterbitkan pemerintah dan dijamin Undang-Undang, serta terjangkau,” kata Gigih.

Sukuk Ritel mempunyai tingkat imbal hasil 6,05% per tahun dibayar per bulan dengan pajak 15% dari imbalan.

Dengan membeli Sukuk Ritel, masyarakat turut berkontribusi terhadap pembangunan proyek infrastruktur di Indonesia.

Ini 8 keuntungan berinvestasi di sukuk ritel

  • Pokok dan imbalan dijamin negara.
  • Dapat diperdagangkan di pasar sekunder antarinvestor domestik.
  • Tingkat imbalan kompetitif, lebih tinggi dari rata-rata tingkat bunga deposito bank BUMN.
  • Cukup dengan Rp 1 juta anda sudah bisa berinvestasi di sukuk ritel.
  • Tingkat imbalan tetap.
  • Mendukung pembiayaan pembangunan nasional.
  • Imbalan dibayar tiap bulan.
  • Akses investasi sesuai prinsip syariah.

Timeline SR013

Masa Penawaran 28 Agustus-23 September
Penetapan Hasil Penjualan 28 September
Tanggal Setelmen (Penerbitan) 30 September

Daftar mitra distribusi

Berikut daftar mitra distribusi SR013 dikutip dari situs web Kementerian Keuangan

Bank

BCA, HSBC, Mandiri, BNI, Bank Permata, BRI, Bank BTN, Maybank, OCBC NISP, DBS, Panin Bank, CIMB Niaga, Bank Danamon, Commonwealth Bank, UOB, Bank Mega.

Bank Umum Syariah

BRI Syariah, Mandiri Syariah, Bank Muamalat, BNI Syariah.

Perusahaan Efek

Danareksa, Mandiri Sekuritas, Trimegah Securities, Bahana Sekuritas, dan Sinarmas Sekuritas.

Perusahaan Efek Khusus (APERD Financial Technology)

Bareksa, Tanamduit, Invisee

Perusahaan Financial Technology (Peer-to-Peer Lending)

Investree, Modalku, Koin Works.

Tags:
efek syariahpasar keuanganprinsip syariahSBSNSR013SukukSukuk RitelSukuk Ritel 013Surat Berharga NegaraSurat Berharga Syariah Negara
%d blogger menyukai ini: