Wow, Travelling Ternyata Bagus untuk Kesehatan Mental

JAKARTA – Liburan alias travelling bisa jadi pilihan tepat untuk menyegarkan pikiran ketika stres dan rasa jenuh melanda. Kegiatan traveling bahkan tak hanya ampuh mengurangi stres, tapi juga membawa manfaat bagi kesehatan mental Anda. Apa saja?

Belakangan ini, aktivitas travelling atau bepergian jauh untuk berlibur agak sulit dilakukan di tengah pandemi COVID-19. Tidak heran banyak masyarakat jenuh untuk tetap di rumah dan tidak bisa kemana-mana.

Yuk simak apa saja sih manfaat traveling bagi kesehatan mental itu?

Manfaat traveling bagi kesehatan mental

Dikutip dari Hallosehat, Sabtu, 26 September 2020, sangat banyak orang yang saat ini menghabiskan waktunya untuk bekerja, bekerja dan bekerja, tanpa memedulikan kondisi tubuh pikiran dan jiwa.

Biasanya, tekanan di dalam pekerjaan dapat membuat hal-hal negatif terjadi kepada kita. Sebab itulah traveling bisa jadi pilihan utama untuk merelaksasi badan dan pikiran dari tuntutan rutinitas yang setiap hari dialami. 

Dengan berlibur atau traveling, kita akan mendapatkan waktu yang berkualitas untuk diri kita sendiri. Dengan waktu itulah kita dapat melakukan hal-hal yang kita inginkan yang selama dalam pekerjaan sehari-hari tak pernah bisa kita lakukan.

Hal positif yang kita dapat dari itu ialah pikiran tentunya akan menjadi lapang dan pelan-pelan jiwa pun akan terlepas dari beban yang selama ini ditanggung. 

Nah, berikut ini adalah beberapa manfaat yang bisa didapatkan ketika kita traveling.

1. Mendapat Kepuasan dan Rasa Bahagia

Manfaat pertama dari kegiatan berlibur adalah mendapat kepuasan dari segi fisik maupun psikologis. Dengan berliburan, kita akan mendapatkan porsi yang seimbang antara pekerjaan, kehidupan sehari-hari, serta waktu senggang.

Kita dapat merelaksasi jiwa dan pikiran ketika berlibur di suatu tempat tanpa harus memikirkan tekanan dan tuntutan yang biasanya kita temui di rutinitas sehari-hari.  

Akan ada banyak hal positif yang datang dan memasuki tubuh kita ketika berlibur. Entah itu bertemu orang baru atau melihat tempat-tempat yang indah. Dari sinilah energi positif pelan-pelan memasuki tubuh kita.

2. Lebih produktif

Depresi dan stres berkepanjangan akibat dari rutinitas kerja dan kehidupan sehari-hari dapat menghambat proses kinerja otak. Akibatnya, produktivitas menurun dan kita kesulitan untuk fokus serta berpikir jernih. 

Traveling adalah langkah yang tepat untuk dapat mengurangi stres sehingga kita bisa tetap produktif saat bekerja dan menjalani hari-hari setelahnya. Perasaan gembira yang didapat dari traveling juga akan meningkatkan kinerja otak dan berdampak positif pada pekerjaan.

Hal ini akan merefresh diri dan membuat kita lebih semangat menjalani hari.

3. Risiko Gangguan Psikologis Menurun

Salah satu manfaat yang paling penting dari traveling bagi kesehatan mental adalah mengurangi risiko depresi dan gangguan kecemasan. Hal ini dikarenakan kegiatan berlibur dapat menjauhkan kita dari tuntutan dan perasaan yang tertekan, serta aktivitas yang memicu produksi hormon kortisol penyebab stres.

Untuk mendapatkan waktu yang berkualitas itu tak mesti berlibur panjang kok, cukup cuti selama tiga hari untuk mengembalikan tubuh pikiran dan jiwa ke dalam keadaan prima seperti sedia kala. 

4. Kreativitas Meningkat

Selama berlibur, kita tentunya akan menjumpai orang-orang berbeda, budaya yang mungkin belum kita kenal, bahkan kuliner-kuliner tradisional yang sangat nikmat disantap. Semua pengalaman ini membuat kita menjadi lebih bersemangat melalui hari.

5. Menambah Daya Semangat

Ada salah satu penelitian yang menemukan bahwa tiga hari setelah berlibur, para responden mengalami peningkatan mood dan tidur pun terasa semakin berkualitas.

Di samping itu, mereka juga akan bertambah semangat serta jarang mengeluh dan mengalami peningkatan produktivitas dalam berpikir.

Efek ini berlangsung hingga 5 minggu kemudian, terutama pada responden yang banyak menghabiskan waktu untuk dirinya sendiri selama liburan.

6. Mempererat Hubungan dengan Orang Lain

Apabila kita menjalani liburan bersama orang lain atau berbagi pengalaman liburan tersebut dengan sahabat, hal itu  dapat memperkuat hubungan kita dengan orang tersebut. Pengalaman unik atau buruk sekalipun bahkan bisa menjadi topik perbincangan yang menarik. 

Kegiatan ini tentunya membuat kita semakin mendekatkan kita kepada orang lain, dan membuat diri kita semakin terbuka terhadap lingkungan sekitar, dan memperperat ikatan emosional yang telah terjalin. Terlebih lagi jika berlibur bersama orang terdekat seperti pasangan atau keluarga.

Simpulannya, berliburan sesungguhnya lebih dari sekadar kegiatan melarikan diri dari sibuknya pekerjaan dan lelah terhadap rutinitas yang itu-itu saja. Ada banyak sekali manfaat yang bisa didapatkan dari liburan ini, terutama untuk diri sendiri.

Agar hasilnya jadi lebih optimal, pastikan juga kita telah mempersiapkan seluruh kebutuhan liburan dengan cermat. Meski sudah banyak tempat wisata yang dibuka, tetap perhatikan protokol kesehatan ya!

Tags:
berwisata saat pandemiHeadlinekesehatan mentalmanfaat travellingPandemi Covid-19Sektor Pariwisata
Ananda Astri Dianka

Ananda Astri Dianka

Lihat Semua Artikel ›

%d blogger menyukai ini: