Wow, Kecepatan 5G Mencapai 4,3Gbps

SWEDIA – Dalam pengujian terbarunya, perusahaan telekomunikasi asal Swedia, Erricson memberitahukan bahwa kecepatan 5G mencapai 4,3 Gbps. Angka tersebut telah mengalahkan rekor kecepatan 5G Huawei sebesar 2,92 Gbps.

Dengan menggunakan spesifikasi teknis yang terdiri dari delapan komponen (8CC), spektrum gelombang sebesar 800 MHz telah dikumpulkan untuk mencapai tingkat pengiriman tercepat bagi sinyal 5G.

Terobosan tersebut menjadi kabar baik dalam kasus penggunaan broadband seluler yang disempurnakan, seperti gim multi-pemain, gim AR, dan streaming video. Selain itu, pengujian ini juga menghasilkan tingginya kecepatan downlink untuk memperluas peluang dalam menghadirkan akses nirkabel.

“Ini pencapaian yang fantastis. Kecepatan 4,3 Gbps setara dengan proses mengunduh satu jam konten ultra definisi tinggi atau layanan streaming dalam 14 detik,” ujar Per Narvinger, Kepala Jaringan Area Produk Erricsson dalam siaran persnya.

Di Indonesia sendiri, pemerintah membidik target waktu adopsi jaringan 5G dapat digunakan sebelum ibu kota pindah ke Kalimantan Timur pada 2024. Dikutip dari Warta Ekonomi (17/1/2020), Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate mengharapkan jaringan 5G bisa digunakan terlebih dahulu di sektor industri manufaktur.

Operator seluler di Indonesia hingga saat ini sudah beberapa kali mengadakan uji coba jaringan 5G. Persiapan tersebut dilakukan melalui penggodokan regulasi maupun frekuensi yang akan digunakan baik dari low band, middle band, maupun high band. Sementara dari segi teknologi, Johnny mengatakan bahwa manfaat 5G masih dipertimbangkan, terutama dari sisi ekonomi.

Dalam sebuah studi yang dilakukan oleh Qualcomm, dari sisi ekonomi 5G akan memberikan dampak pada rantai OEMs, operator, para pembuat konten, para developer, dan terutama untuk konsumen.

Efek tersebut diperkirakan akan menghasilkan sekitar 3,5 triliun dolar Amerika Serikat pada rata-rata pendapatan tahun 2035. Di samping itu, pengembangan jaringan ini juga akan membantu lebih dari 22 juta pekerjaan di seluruh dunia.

Tags:
5GBroadbandErricssonHuaweiKominfo
%d blogger menyukai ini: