Wika Beton (WTON) Raup Kontrak Baru Rp4,19 Triliun hingga Agustus 2022

07 September 2022 21:47 WIB

Penulis: Laila Ramdhini

Editor: Laila Ramdhini

PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) atau WIKA Beton meraih kontrak baru sebesar Rp4,19 triliun hingga Agustus 2022. (Dok. PT Wijaya Karya Beton Tbk)

JAKARTA - PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) atau WIKA Beton meraih kontrak baru sebesar Rp4,19 triliun hingga Agustus 2022. Kontrak baru anak usaha BUMN PT Wijaya Karya (Persero) Tbk ini meningkat 28,04% dibandingkan dengan periode sama tahun lalu senilai Rp3,28 triliun.

"Proyek-proyek besar yang menyumbang perolehan kontrak baru WIKA Beton didominasi oleh proyek di bidang infrastruktur sebesar 66,49 persen, disusul proyek di sektor properti sebesar 15,6 persen," ujar Sekretaris Perusahaan WIKA Beton Dedi Indra dalam acara temu media di Jakarta, Rabu, 7 September 2022.

Selain itu, lanjutnya, kontribusi dari proyek di sektor energi sebesar 12,58% serta lainnya berasal dari sektor pertambangan dan industri masing-masing menyumbang sebesar 3,10% dan 2,23%.

Proyek-proyek tersebut di antaranya adalah Ancol Timur – Pluit Toll Road, Manyar Smelter Project, Coastal Area Kota Balikpapan, Jalan Tol Indrapura Kisaran, Lotte Line Project Cilegon.

WTON juga memperoleh kontrak peningkatan Jalur KA Medan Labuhan – Rantau Parapat, Makassar New Port Access Toll Road, dan Pemasangan Pipa Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Jatiluhur. Kemudian, Peningkatan Kapasitas Jalan Tol Cikampek KM 50 sampai KM 67, Semarang – Demak Toll Road, dan sejumlah proyek lainnya.

Sementara itu, hingga Juni 2022, WIKA Beton membukukan perolehan pendapatan usaha sebesar Rp1,85 triliun. Angka ini tumbuh 47,16% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu senilai Rp1,26 triliun.

Sedangkan laba bersih yang terealisasi sebesar Rp60,29 miliar atau meningkat sebesar 68,59% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu senilai Rp35,76 miliar.

Dengan sejumlah pencapaian positif yang WIKA Beton raih hingga Agustus 2022, WIKA Beton optimistis mampu mencapai target kinerja keuangan hingga akhir tahun 2022.

Berita Terkait