Waskita Karya Kantongi Kontak Baru Pembangunan PLTM Senilai Rp377 Miliar

14 Juni 2021 15:01 WIB

Penulis: Reza Pahlevi

Gedung Waskita Heritage dikawasan MT Haryono, Jakarta Selatan. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

JAKARTA – PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) bersama PT Terregra Asia Energy Tbk (TGRA) melalui anak usahanya PT Berkah Alam Lestari telah menandatangani kontrak pembangunan pembangkit listrik tenaga minihidro (PLTM) Batang Toru di Sumatera Utara.

Kontrak pembangunan PLTM Batang Toru ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp377 miliar. Proyek ini direncanakan dapat selesai dalam 730 hari atau 24 bulan. Pembangunan diperkirakan selesai pada 2023.

“Bersyukur, kembali Terregra bisa memberikan kepercayaan kepada Waskita untuk membangun PLTM Batang Toru 3 2×5 MW ini,” ujar Direktur Operasi III WSKT Gunadi dalam siaran resmi, Senin, 14 Juni 2021.

Gunadi juga berharap agar proses pembangunan PLTM ini berjalan dengan lancar dan sesuai dengan yang diharapkan semua pihak, agar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar. 

“Semoga pembangunannya lancar dan hasilnya diharapkan bisa bermanfaat untuk masyarakat luas khususnya di daerah Tapanuli Utara,” katanya.

Senior Vice President EPC Division AS Wisnu Wijayanto mengatakan PLTM ini memiliki kapasitas turbin 10 megawatt (MW). Ada pun, luas area pembangunan PLTM ini sekitar 1145,43 kilometer persegi.

“Pembangkit Listrik Minihidro Batang Toru 3 2×5 MW, merupakan salah satu bentuk program kerja sama antara PLN dan PT. Terregra Asia Energy Tbk, untuk EBT Energi Terbarukan,” ujar Wisnu.

PLTM ini nantinya akan memanfaatkan aliran Sungai Batang Toru yang berada di Tapanuli Utara, Sumatera Utara. PLTM ini akan menggerakkan turbin yang menghasilkan energi listrik untuk mengakomodasi kebutuhan listrik masyarakat sekitar Sumatera Utara.

Ini bukan kali pertama Waskita Karya mendapat kontrak pembangunan pembangkit listrik dari Terregra. Sebelumnya, BUMN Karya ini pernah menandatangani perjanjian kontrak senilai Rp12,5 triliun dengan TGRA.

Proyek tersebut terdiri dari, 5 Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di Provinsi Sumatera Utara dan 2 Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.

Berita Terkait