Waktunya Masyarakat Indonesia Berinvestasi

JAKARTA – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan menggelar program edukasi “WIB-WITA-WIT: Waktu Indonesia Berinvestasi”. Program ini merupakan upaya BEI untuk meningkatkan pemahaman investor atas produk, layanan, dan kinerja emiten.

Sekretaris Perusahaan BEI Yulianto Aji Sadono menjelaskan, program Waktu Indonesia Berinvestasi memanfaatkan tidak hanya media sosial, tetapi juga keberadaan 30 Kantor Perwakilan di seluruh Indonesia untuk menyebarluaskan informasi tentang emiten. Program ini juga mengintegrasikan kegiatan edukasi pada seluruh zona waktu WIB, WITA, WIT.

“Seluruh materi program nantinya dapat disaksikan oleh masyarakat Indonesia secara berurutan tanpa jeda. Program ini akan rutin setiap bulan, sehingga menjadi program edukatif yang akan terus dinanti oleh investor di seluruh Indonesia,” ujar Aji melalui keterangan tertulis, Senin, 15 Juni 2020.

Aji menambahkan, tema pada pelaksanaan perdana program WIB pada Juni ini adalah “Perusahaan Tercatat melawan COVID-19”, yang merupakan fasilitas bagi emiten untuk menginformasikan berita, baik produk, kinerja, maupun upaya dalam mengantisipasi pembatasan akibat pandemi COVID-19. Selain itu, tema tersebut juga diharapkan dapat menangkap berbagai peluang positif untuk makin sukses di era “new normal”.

Dalam program ini, Aji mengungkapkan, ada 29 emiten yang akan berpartisipasi menghadirkan 11 chief executive officer (CEO) sebagai narasumber, 7 direktur perusahaan, dan 11 lainnya merupakan senior executive vice president, corporate secretary, dan senior private banker.

“Perusahaan tercatat juga mendukung program ini dengan menyediakan berbagai giveaway dan grandprize menarik. Sebanyak total 330 giveaway senilai @Rp100.000 telah disiapkan, ditambah 11 grandprize senilai masing-masing Rp1.000.000,” imbuh Aji.

Sebagai tambahan informasi, sejak tahun 2019 lalu, BEI sudah merintis pemberian fasilitas keterbukaan informasi bagi emiten secara digital, yaitu dengan penyelenggaraan Public Expose Live. Acara tersebut merupakan Rangkaian Public Expose secara digital pertama di Indonesia, dan di seluruh dunia, yang tidak hanya memecah rekor 21.522, tetapi juga diakses oleh 121 kota dan 28 negara.

Ada juga dua kebijakan baru terkait pelaksanaan RUPS elektronik atau e-RUPS dan Surat Edaran BEI tentang Tata Cara Public Expose secara elektronik. (SKO)

Tags:
beiBursa Efek IndonesiaemitenInvestasiinvestorPasar modal
Issa Almawadi

Issa Almawadi

Lihat Semua Artikel ›

%d blogger menyukai ini: