Waduh! Cadangan Devisa Indonesia Bulan April Turun Jadi Rp1.981,7 Triliun

13 Mei 2022 14:30 WIB

Penulis: Yosi Winosa

Editor: Rizky C. Septania

Ilustrasi Cadangan Devisa (TrenAsia)

JAKARTA -Cadangan devisa Indonesia mencapai US$135,7 miliar atau Rp1.981,7 triliun (asumsi kurs Rp14.604 per dolar AS) per 30 April 2022, turun dari posisi akhir Maret 2022 sebesar US$139,1 miliar atau Rp2.032,7 triliun. 

Kepala Departemen Komunikasi dan Direktur Eksekutif BI Erwin Haryono menyatakan penurunan posisi cadangan devisa pada April 2022 antara lain dipengaruhi oleh kebutuhan pembayaran utang luar negeri pemerintah dan antisipasi kebutuhan likuiditas valas sejalan dengan meningkatnya aktivitas perekonomian.

“Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 6,9 bulan impor atau 6,7 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor,” kata dia dalam website remsi dikutip Jumat, 13 Mei 2022.

Ditambahkan, Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

Ke depan, Bank Indonesia memandang cadangan devisa tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga, seiring dengan berbagai respons kebijakan dalam mendorong pemulihan ekonomi.

Berita Terkait