Victoria Sekuritas: IHSG Bergerak Mixed, Pilih Saham DMMX

11 November 2021 09:30 WIB

Penulis: Drean Muhyil Ihsan

Editor: Vega Aulia

Karyawan melintas dengan latar layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Senin, 25 Oktober 2021. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia (trenasi.com)

JAKARTA - Victoria Sekuritas Indonesia memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak mixed pada perdagangan Kamis, 11 November 2021, di mana resistance IHSG saat ini berada pada level all time high 6.693 dengan level support 6.672.

"Pergerakan tersebut disebabkan pelaku pasar yang merespons data inflasi Amerika Serikat untuk Oktober 2021 yang dirilis kemarin (10 November 2021), di mana banyak pelaku pasar memprediksi inflasi AS akan kembali mengalami kenaikan," tulis riset yang dirilis Kamis, 11 November 2021.

Pada perdagangan kemarin, Bursa Asia Pasifik ditutup mayoritas melemah dengan pelemahan pada indeks Strait Times, KLSE, Shanghai Stock Exchange, KOSPI, dan Nikkei. Sementara itu, penguatan terjadi pada indeks Hang Seng sebesar 0,74%.

Di dalam negeri, IHSG ditutup menguat 0,20% ke level 6.683,1 pada akhir sesi perdagangan Rabu, 10 November 2021 dengan total volume perdagangan sebesar 19,30 miliar saham dan total nilai transaksi sebesar Rp11,27 triliun.

Investor asing mencatatkan aksi beli bersih (net buy) sebesar Rp286,50 miliar dengan total net buy tahun 2021 sebesar Rp40,46 triliun. Net foreign buy terbesar yaitu pada saham ASII, BMRI, BBCA, BUKA, dan KLBF. Sementara net foreign sell terbesar yaitu pada saham UNTR, INDF, BBRI, CPIN dan JPFA.

Di sisi lain, Wall Street ditutup melemah pada perdagangan kemarin dengan pelemahan di antaranya terjadi pada indeks Dow Jones, NASDAQ, dan S&P 500. Koreksi tersebut disebabkan rilis data inflasi AS Oktober 2021 yang naik menjadi 6,2% dari sebelumnya 5,4%, atau berada di atas konsensus yang sebesar 5,8%.

"Hal ini membuat pelaku pasar cenderung melakukan aksi profit taking," tambahnya.

Rekomendasi Saham

DMMX Trading Buy 
Close: 2.480 (+1,6%) 
Target Price: 2.570 (+3,6%) 
Cut Loss: 2.370 (-4,4%) 
Support 2.400 (-3,2%) 
Resistance 2.650 (+6,8%)

Berita Terkait