Valentino Rossi Bantah Jual Tim VR46 Ke Pangeran Arab Saudi

08 Agustus 2021 01:14 WIB

Penulis: Daniel Deha

Editor: Amirudin Zuhri

Valentino Rossi/ Otogrid

JAKARTA -- Pembalap Petronas Yamaha SRT Valentino Rossi membantah isu miring yang menyebutkan pihaknya telah menjual seluruh entitas VR46 kepada Tanal Entertainment milik Pangeran Arab Saudi, Abdulaziz bin Abdullah Al Saud. Menurut kabar, nilai penjualan itu sebesar 150 juta Euro atau sekitar Rp2,54 triliun.

"Sama sekali tidak benar bahwa kami ingin menjual VR46 ke (Arab) Saudi. Itu cuma berita yang dibuat-buat. Kami bahkan tidak pernah memikirkannya. Kami mencintai (VR46). Dunia kami ada di sana. Ini sesuatu yang saya tidak tahu bagaimana bisa muncul," ujar Rossi, mengutip Motorsport, Sabtu, 7 Agustus 2021.

Rossi mengaku tidak mengetahui apa yang dilakukan Tanal Entertainment mengenai hubungan mereka dengan manajemennya terkait inisiatif Saudi Vision 2030 dan hubungannya dengan VR46.

"Untuk Tanal, saya tidak tahu banyak soal konferensi pers (mereka). Pengacara dan akuntan kami bekerja di VR46, yang mencoba mengurus semuanya. Mungkin saya bukan orang yang tepat untuk membahas hal-hal ini karena saya hanya tahu sampai titik-titik tertentu," pungkas pembalap 42 tahun yang memilih pensiun dari MotoGP, Kamis, 5 Agustus 2021 kemarin.

Tanal Entertainment adalah perusahaan yang disebut-sebut ada di balik kesepakatan antara tim MotoGP VR46 dengan sponsor utama mereka, raksasa minyak Saudi Aramco, untuk ajang MotoGP musim 2022.

Pengumuman itu disampaikan dalam rilis resmi Tanal Entertaintment Sport & Media yang konon perusahaan patungan Aramco.

Dengan kesepakatan itu, tim Valentino Rossi akan merambah ke kelas premier dengan bendera Aramco Racing VR46. Aramco sendiri telah menjadi sponsor utama Formula 1.

Dalam kesepakatan itu, Tanal Entertaintment punya misi lebih luas dengan masuk ke dunia motorsport. Mereka ingin menggaungkan Saudi Vision 2030 ke level dunia, di mana balap motor dan Rossi bisa menjadi salah satu wahana.

Namun, Aramco dalam berbagai kesempatan menyangkal keterlibatan apapun dengan VR46. CEO Aramco mengatakan hal itu di pertemuan selama akhir pekan GP Belanda.

"Aramco mengonfirmasi bahwa tidak ada koneksi strategis dengan VR46 atau proyek MotoGP. Ini merujuk pada press release pada 28 April (2021), yang dipublikasikan Tanal tanpa sepengetahuan Aramco. Aramco tidak punya afiliasi komersial dengan Tanal Entertainment, MotoGP atau tim mana pun," bunyi pernyataan pejabat Aramco.

Bukti Lain

Ada bukti lain yang menunjukkan bahwa perusahaan minyak Arab Saudi tak berhubungan dengan skuad asal Tavullia adalah Amin Hassan Nasser, CEO Aramco, malah jadi tamu Pramac Racing di MotoGP Belanda. 

Dalam kesempatan itu, dia menegaskan tak pernah teken kontrak apa pun dengan VR46. Lagipula saat ini, fokus mereka jadi sponsor Formula 1.

Perwakilan Aramco juga menegaskan bahwa perusahaannya bukan milik pribadi Pangeran Abdulaziz, melainkan kepunyaan keluarganya. Jadi tidak boleh ada keputusan perorangan.

Di tengah rencana Tanal untuk memperlebar sayapnya bersama Rossi,  peraih 9 gelar juara untuk tiga kategori balap ini justru memilih pensiun di usianya yang sudah tidak muda lagi.

Di GP Styria, 5 Agustus 2021, di mana tempat tersebut dia meraih podium grand prix pertamanya di kelas 125cc pada tahun 1996, legenda asal Italia tersebut mengumumkan pengunduran dirinya dari MotoGP.

"Saya mengatakan selama musim saya akan mengambil keputusan saya untuk tahun depan setelah liburan musim panas. Saya memutuskan untuk berhenti di akhir musim, jadi sayangnya ini akan menjadi musim terakhir sebagai pembalap MotoGP," kata Rossi dalam sebuah konferensi pers.

Selama 26 tahun berkiprah di dunia balap motor, Rossi bahkan sudah menjadi juara dunia sebanyak 9 kali. Juara tersebut ia dapatkan sekali di kelas 125 cc, sekali di kelas 250 cc, dan 7 kali di kelas 500 cc. 

Jika dijumlahkan, Rossi telah meraih 115 kemenangan grand prix, dengan 89 di antaranya datang di kelas utama, sementara total podiumnya mencapai 235 pada TT Belanda 2021.*

Berita Terkait