Vaksin Sinovac China Direstui WHO, IHSG Naik Kencang Terbaik di Dunia dan Kurs Rupiah Sumringah

JAKARTA – Akhir pekan yang indah. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Jumat 25 September 2020 ditutup menguat 2,12% sebesar 103,04 poin ke level 4.945,71. Saham-saham LQ45 menjadi katalis dengan kenaikan 2,75% ke level 760,32.

Seluruh sektor tampak berwarna hijau. Dua sektor utama yang menjadi motor kali ini adalah aneka industri dan keuangan. Keduanya mengalami lonjakan masing-masing 4,43% dan 3,03%.

Secara keseluruhan, total transaksi hari ini mencapai Rp7,32 triliun. Namun, investor asing masih mencatatkan aksi jual saham bersih (net sell) senilai Rp829,60 miliar. Sehingga, total net sell asing sejak awal tahun menebal menjadi Rp42,17 triliun.

“Sentimen dari perkembangan penelitian vaksin COVID-19 yang positif dari berbagai perusahaan farmasi China yang diamati WHO, membuat market optimistis dan mengapresiasi perkembangan positif tersebut,” kata analis Bina Artha Sekuritas M Nafan Aji Gusta, Jumat, 25 September 2020.

PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) menjadi emiten yang sahamnya banyak dilego asing dengan nilai jual bersih mencapai Rp181 miliar. Disusul PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan total jual bersih senilai Rp20,1 miliar.

Vaksin Dorong IHSG

Sebaliknya, kabar telah disetujinya vaksin COVID-19 produksi Sinovac Biotech oleh World Health Organization (WHO) di China rupanya telah memberikan sentimen positif bagi sektor farmasi di Indonesia. Saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) berlari kencang dengan kenaikan 65 poin ke level Rp1.580.

Selanjutnya ada pula dua emiten pelat merah, PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF) dengan kenaikan 24,68% ke level Rp2.880. Lalu, PT Indofarma (Persero) Tbk (INAF) dengan peningkatan 24,89% ke level Rp2.910 per lembar.

Capaian IHSG akhir pekan ini menjadi bursa berkinerja terbaik dunia. IHSG menjadi Indeks dengan kenaikan tertinggi di regional ASEAN dan Asia Pasifik. Di antara bursa utama dunia, IHSG bertengger di posisi dua di bawah Turki yang melejit 2,6%.

Sementara itu, bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei Jepang menguat 116,78 poin atau 0,51% ke 23.204,62. Kemudian, indeks Hang Seng Hong Kong turun 75,65 poin atau 0,32% ke 23.235,42. Terakhir indeks Straits Times Singapura menguat 17,39 poin atau 0,71% ke 2.468,21.

Bank Indonesia (BI) melaporkan total aliran modal asing yang keluar atau capital outflow dari pasar keuangan nasional mencapai Rp168,27 triliun sejak awal tahun hingga pertengahan September 2020. / Foto: Ismail Pohan – Tren Asia

Rupiah Juga Sumringah

Saat yang sama, nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada akhir pekan ditutup positif. Hal itu didukung kabar kemajuan kesepakatan paket stimulus lanjutan oleh Pemerintah Amerika Serikat (AS).

Kurs rupiah ditutup menguat 17 poin atau 0,12% menjadi Rp14.873 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.890 per dolar AS.

“Pasar sedikit tenang setelah ada harapan bahwa Kongres AS akan memecahkan kebuntuan selama berbulan-bulan untuk meloloskan langkah-langkah stimulus COVID-19 terbaru,” kata Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuabi dilansir Antara.

Sentimen lainnya, Kepala Ilmuwan WHO Soumya Swaminathan mengatakan vaksin COVID-19 buatan China telah terbukti berhasil dalam uji klinis. Untuk itu, WHO akan memastikan vaksin dapat didistribusikan secara merata ke semua penjuru dunia.

Dari domestik, dampak penerapan kembali pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta sejak 24 September kepada sektor perekonomian dinilai tidak terlalu besar. Namun, karena DKI Jakarta berkontribusi besar terhadap perekonomian, maka sangat wajar kalau Ibu Kota selalu disorot oleh pasar lokal dan global.

Kurs rupiah pada pagi hari dibuka melemah ke posisi Rp14.892 per dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak pada rentang Rp14.873-Rp14.919 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Jumat menunjukkan, rupiah melemah menjadi Rp14.951 per dolar AS dari hari sebelumnya Rp14.949 per dolar AS. (SKO)

Tags:
Bursa Efek IndonesiaChinadolar ASHeadlineihsgkurs rupiahNilai Tukar RupiahPasar modalPSBBPT Bank Central Asia TbkPT Indofarma TbkPT Kalber Farma TbkPT Kimia Farma (Persero) TbkPT Telekomunikasi Indonesia (Persero) TbkRupiahSahamSinovac Biotechvaksin COVID-19
Fajar Yusuf Rasdianto

Fajar Yusuf Rasdianto

Lihat Semua Artikel ›

%d blogger menyukai ini: