UMKM Go Digital, Tak Hanya Taruh Barang di Lapak Daring

01 September 2021 19:48 WIB

Penulis: Ismail Pohan

Editor: Ismail Pohan

Pengrajin menyelesaikan pembuatan miniatur gerbong kereta api di kiosnya di kawasan Manggarai, Rabu, 1 September 2021. (TrenAsia/ Ismail Pohan)

Pemerintah mendorong pengembangan ekosistem ekonomi digital , salah satunya digitalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) . Ditargetkan ada 30 juta UMKM bisa go digital atau masuk pasar digital pada 2023.

Ketua Bidang UKM IKM Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Ronald Walla mengatakan, UMKM go digital bukan semata menjual barang secara daring. Menurut dia, pelaku UMKM harus mempersiapkan banyak hal sebelum memutuskan go digital, baik dari sisi produksi maupun distribusi.

Pelaku UMKM JUGA harus konsisten dari jumlah produksi, layanan, hingga tanggap menjawab pertanyaan secara detail dari pembeli.

Ronald mengapresiasi upaya pemerintah dalam mendorong digitalisasi UMKM melalui pembinaan dan pendampingan. Selain go digital, UMKM juga membutuhkan akses pasar dan juga informasi pasar. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

Berita Terkait