Tren Terus Menurun, OJK Perpanjang Masa Restrukturisasi Kredit Perbankan hingga 2023

30 Agustus 2021 22:03 WIB

Penulis: Laila Ramdhini

Editor: Laila Ramdhini

Gedung Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Jakarta. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berencana memperpanjang restrukturisasi kredit perbankan hingga Maret 2023. Hal ini untuk memberikan ruang fiskal yang lebih longgar bagi perusahaan dan perbankan sambil menunggu perbaikan usai pandemi COVID-19.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan OJK juga mencatat restrukturisasi kredit perbankan pada Juli 2021 turun menjadi Rp778,91 triliun, dari posisi awal Maret sebesar Rp900 triliun.

"Keadaan ini terus kami jaga agar tidak menjadi kredit macet pada akhirnya nanti," kata Wimboh dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Senin, 30 Agustus 2021.

Berita Terkait