Transaksi Digital BRIS Awal 2021 Tembus Rp40,85 Triliun, BSI Mobile Melonjak 82 Persen

26 April 2021 05:29 WIB

Penulis: Drean Muhyil Ihsan

Karyawan memberikan salam kepada nasabah di kantor cabang Bank Syariah Indonesia (BRIS) Jakarta Hasanudin, Jakarta, Rabu, 17 Februari 2021. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

JAKARTA – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) alias BSI mencatat pertumbuhan volume transaksi kanal digital pada kuartal I-2021 mencapai Rp40,85 triliun. Kontribusi terbesar berasal dari transaksi melalui layanan BSI Mobile yang melonjak 82,53% secara tahunan (year-on-year/yoy).

Sepanjang Januari-Maret 2021, volume transaksi BSI Mobile mencapai Rp17,3 triliun. Sedangkan, akumulasi transaksi dari platform tersebut mencapai 14,65 juta atau naik sekitar 72,35% yoy.

Secara umum, kenaikan volume transaksi melalui channel digital banking BSI sampai Maret 2021 naik 43,3% yoy. Mayoritas transaksi emiten anak pelat merah berkode saham BRIS ini disumbangkan oleh transaksi BSI Mobile sebanyak 42%.

Kemudian, disusul dengan kenaikan aktivitas nasabah pada kanal internet banking menjadi 24%, kartu debit dan kredit 17% serta ATM 14%.
Jumlah peningkatan transaksi ini disinyalir oleh situasi pandemi.

Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan, sebagai super apps, BSI Mobile menyediakan tidak hanya layanan perbankan atau transaksi finansial namun juga aktivitas yang berkaitan dengan gaya hidup sehari-hari nasabah.

“Pengembangan ekosistem digital produk dan fitur BSI Mobile akan terus dilanjutkan, dalam waktu dekat diharapkan BSI Mobile dapat dimanfaatkan nasabah dan masyarakat luas untuk mengakses pembiayaan,” ujarnya melalui keterangan resmi di Jakarta, Minggu 25 April 2021.

BSI Mobile menghadirkan sederet solusi untuk mempermudah nasabah di antaranya fitur pembukaan rekening online. Selain itu, BSI Mobile juga memiliki fitur produk BSI Tabungan E-Mas dan juga Gadai Emas via Online.

BSI Mobile saat ini menyediakan fasilitas pembayaran Zakat, Infaq, Sedekah dan Wakaf (ZISWAF). Sehingga diharapkan dapat memudahkan transaksi dalam konteks spiritual.

Pada momentum Ramadan tahun ini, perseroan turut mensosialisasikan penggunaan QRIS kepada masyarakat sebagai salah satu instrumen pembayaran ZISWAF.

Kenaikan volume transaksi terbesar dicatatkan oleh QRIS yaitu sebesar 5182% secara yoy menjadi Rp4,7 miliar. QRIS diharapkan bisa mendukung pengembangan ekosistem halal.

BSI juga aktif ikut serta dalam inklusi keuangan syariah di masjid dan pesantren. Salah satunya melalui peresmian QRIS Pesantren pada 22-23 April 2021 di Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin, Jakarta. Pada kesempatan ini, BSI menyalurkan KUR senilai Rp1,55 miliar. (SKO)

Berita Terkait