Trans Retail Milik Chairul Tanjung Diajukan PKPU oleh Wika Gedung

17 Februari 2022 01:24 WIB

Penulis: Idham Nur Indrajaya

Editor: Rizky C. Septania

Transmart. Sumber: Instagram.com/@transmart_ind. (Instagram.com/@transmart_ind)

JAKARTA – PT Trans Retail Indonesia (Transmart) milik Chairul Tanjung diajukan permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) oleh PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (Wika Gedung).

Wika Gedung mengajukan sebagai Pemohon PKPU di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat pada Selasa, 15 Februari 2022. Pengajuan itu itu sudah terdaftar dengan nomor perkara 29/Pdt.Sus-PKPU/2022/PN Niaga Jkt.Pst.   

Dikutip dari Sistem Informasi Penelusuran Perkara PN Jakarta Pusat, Wika Gedung meminta majelis hajim untuk menerima dan mengabulkan permohonan PKPU yang diajukan kepada Trans Retail. 

Wika Gedung pun meminta pengadilan untuk menetapkan PKPU sementara kepada Trans Retail untuk paling lama 45 hari sejak putusan a quo diucapkan.

Selanjutnya, Wika Gedung meminta PN Jakarta Pusat untuk menunjuk hakim pengawas dari Pengadilan Niaga PN Jakarta Pusat untuk mengawasi proses PKPU Trans Retail selaku Termohon. 

Wika Gedung meminta pengangkatan Sahat M Tamba, Wilhelmus Rio Resandhi, dan Suhenda ysebagai kurator dan pengurus yang terdaftar di Kementeriah Hukum dan HAM (Kemenkumham) sebagai tim pengurus harta Termohon PKPU sementara dan/atau mengangkat ketiganya sebagai curator apabila Termohon PKPU dinyatakan pailit. 

Yang terakhir, Wika Gedung meminta agar biaya perkara dibebankan kepada Termohon. Apabila majelis hakim PN Jakarta  Pusat mempunya pertimbangan lain, Wika Gedung meminta agar putusan dapat diambil seadil-adilnya.

Sebagai informasi, PT Trans Retail Indonesia adalah peritel modern multiformat yang bernaung di bawah nama CT Corp milik konglomerat Chairul Tanjung. 

Sementara itu, PT Wijaya Karya Bangunan Gedung adalah anak usaha PT Wijaya Karya Tbk (Persero) yang bergerak di bidang konstruksi gedung. 

Berita Terkait