Tol Terpanjang di Indonesia Gedebage-Cilacap Senilai Rp56,2 Triliun Mulai Dibangun 2022

01 Februari 2022 18:15 WIB

Penulis: Liza Zahara

Editor: Liza Zahara

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Jasamarga Gedebage Cilacap (JGC) akan memulai pembangunan jalan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap (Getaci)/foto: TrenAsia.com

JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Jasamarga Gedebage Cilacap (JGC) akan memulai pembangunan jalan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap (Getaci) pada triwulan III-2022 dengan nilai investasi sebesar Rp56,2 triliun.

Pembangunan jalan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap merupakan salah satu Proyek Strategi Nasional (PSN) yang tercantum dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 109 tahun 2020 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategi Nasional.

Menteria PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan pembangunan jalan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap diharapkan sesuai dengan jadwal agar konstruksinya bisa dimulai pada 2022 dan ditargetkan rampung pada 2024 untuk pembangunan tahap pertama.

“Jalan Tol Getaci khususnya pada wilayah Gedebage ini struktur geologinya cukup rumit dengan banyak batuan pegunungan sehingga rawan longsor. Karenanya diperlukan penanganan yang khusus selama konstruksi berlangsung,” kata Menteri PUPR dalam keterangan resmi, Senin, 31 Januari 2022.

Basuki menambahkan, selama pembangunan jalan Tol Getaci ini perlu juga diingatkan untuk tetap menjaga kaidah-kaidah lingkungan hidup agar tidak merusak lingkungan salah satunya bukit yang ada di sekitaran proyek jalan tol.

Dimulainya proyek pembangunan jalan Tol Getaci ditandai dengan telah dilaksanakannya penandatanganan perjanjian pengusahaan jalan tol (PPJT), Perjanjian Penjaminan dan Perjanjian Regres Proyek Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) Jalan Tol Getaci di Auditorium Kementerian PUPR pada Senin, 31 Januari 2022.

Penandatangan dilakukan oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Danang Parikesit, Direktur Utama PT Penjamin Infrastruktur Indonesia (PII) M. Wahid Sutopo, dan Direktur Utama PT Jasamarga Gedebage Cilacap Johannes Mancelly.

Diharapkan ke depannya, pembangunan ruas jalan tol terpanjang di Indonesia ini bisa meningkatkan konektivitas dan ekonomi di Indonesia khususnya di kawasan selatan Pulau Jawa yang berada di Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah, serta mendukung kawasan pariwisata Pangandaran.

Jalan tol yang akan melintasi dua provinsi yakni Jawa Barat dan Jawa Tengah ini dibangun dalam dua tahap dengan panjang jalan 206,65 kilometer (km).

Tahap satu yakni seksi I JC Gedebage-Simpang Susun (SS) Garut Utara, dan seksi II Garut Utara-SS Tasikmalaya dengan target operasi pada 2024. tahap 2 terdiri dari seksi III SS Tasikmalaya-SS Patimuan, dan seksi IV SS Patimuan-SS Cilacap dengan target pengoperasian pada 2029.

Berita Terkait