Tokopedia Segera Buka TokoCabang di Medan dan Palembang

08 Juli 2020 13:35 WIB

Penulis: Khoirul Anam

Diduga terjadi kebocoran 15 juta data pribadi Tokopedia. / Facebook @Tokopedia

JAKARTA—Platform belanja daring Tokopedia mencatat  lebih dari 7,3 juta penjual pada Februari 2020. Sementara itu pada Mei, jumlah penjual mengalami peningkatan lebih dari 1 juta sehingga total mencapai 8,3 juta penjual.

Head of Fulfillment Tokopedia, Erwin Dwi Saputra mengatakan bahwa seiring peningkatan jumlah penjual, jumlah pesanan yang ditangani TokoCabang selama pandemi mengalami lonjakan signifikan.

“Jumlah pesanan di TokoCabang mengalami peningkatan hingga lebih dari 2,5 kali lipat pada kuartal kedua 2020 jika dibandingkan dengan kuartal pertama pada tahun yang sama,” kata dia di Jakarta, Rabu, 8 Juli 2020.

Dia mengatakan, fulfillment service TokoCabang yang diluncurkan pada tahun 2019 silam ini memungkinkan penjual menitipkan stok di gudang pada wilayah dengan jumlah permintaan tinggi.

“Sejak diluncurkan, TokoCabang tersedia di Jakarta, Bandung dan Surabaya. Awal tahun 2020 ada penambahan di Makassar dan segera hadir di Medan dan Palembang pada Juli ini,” kata Erwin.

Diketahui, penjual yang memanfaatkan TokoCabang tidak perlu mempertimbangkan isu operasional. Menurut Erwin, TokoCabang menangani penerimaan pesanan, pengemasan hingga pengantaran ke kurir, terutama ketika menghadapi lonjakan permintaan.

Layanan TokoCabang dapat dimanfaatkan para penjual di Tokopedia secara gratis selama 30 hari. Setelahnya, penjual cukup membayar biaya jasa layanan Rp3.000 untuk setiap barang yang terjual.

Sebagai informasi, TokoCabang memungkinkan seluruh masyarakat dapat mengakses lebih banyak pilihan produk dengan kualitas dan harga transparan.

Belum lama ini, TokoCabang telah menangani pesanan pada bazar buku online Big Bad Wolf di Tokopedia pada 27 April-3 Mei dan 24-30 Juni lalu. Ratusan ribu buku yang terjual dikemas dan didistribusikan ke berbagai wilayah melalui layanan tersebut.

Berita Terkait