Tingkatkan Modal Kerja, Bank Neo Commerce (BBYB) Bakal Gelar Rights Issue dan Private Placement

15 Juni 2022 16:29 WIB

Penulis: Merina

Editor: Laila Ramdhini

Bank Neo Commerce di kawasan ITC Fatmawati Jakarta Selatan, Senin 20 September 2021. Foto : Panji Asmoro/TrenAsia (trenasia.com)

JAKARTA - Emiten perbankan PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) akan melakukan penambahan modal melalui rights issue dan private placement.

Dilansir dari keterangan resmi, Bank Neo akan menerbitkan sebanyak 5 miliar saham baru untuk rights issue dan 942,16 juta saham setara 10% saham untuk private placement.

Rencananya, BBYB akan menggunakan dana hasil rights issue tersebut guna meningkatkan modal kerja dalam rangka pengembangan usaha perseroan. Sedangkan dana hasil private placement akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan BBYB.

Adapun kedua aksi korporasi tersebut akan dilaksanakan setelah mendapat persetujuan dari para pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada Kamis, 21 Juli 2022.

Dengan adanya aksi korporasi tersebut maka akan meningkatkan nilai kas setara kas sebesar 3,93% , aset 0,83% dan ekuitas 3,26% yang dimiliki BBYB dengan nilai masing-masing menjadi Rp2,49 triliun, Rp11,43 triliun dan Rp2,98 triliun. 

Tanggal Penting dan Perkiraan Jadwal

1. Penyampaian agenda ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI), dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Selasa, 7 Juni 2022

2. Pengumuman Pelaksanaan RUPSLB & Keterbukaan Informasi PMTHMETD Selasa, 14 Juni 2022

3. Keterbukaan Informasi di web BEI dan web Perseroan Selasa, 14 Juni 2022

4. Penyampaian bukti pengumuman dan Keterbukaan Informasi ke OJK Kamis, 16 Juni 2022

5. Pemanggilan RUPSLB Rabu, 29 Juni 2022

6. Perubahan dan/atau Tambahan Informasi atas Keterbukaan Informasi di web BEI dan web Perseroan serta penyampaian bukti  pengumuman ke OJK Selasa, 19 Juni 2022

7. RUPSLB Kamis, 21 Juni 2022

8. Hasil RUPSLB Senin, 25 Juni 2022

9. Pengumuman hasil RUPSLB di web BEI dan web Perseroan serta penyampaian bukti pengumuman ke OJK Rabu, 27 Juli 2022

Dari segi pergerakan saham, di tengah rencana kedua aksi korporasi ini, saham BBYB  justru anjlok hingga 6,2% setara melemah 75 poin ke harga Rp1.135 per lembar saham.

Berita Terkait