Terungkap! Telkom Tambah Investasi Rp4,35 Triliun ke Gojek Lewat Telkomsel

25 Mei 2021 21:30 WIB

Penulis: Drean Muhyil Ihsan

Kerja sama Telkomsel dan Gojek / Dok. Telkomsel

JAKARTA – PT Telekomunikasi Selular alias Telkomsel mengumumkan hasil penambahan investasi kepada PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek) sebesar US$300 juta atau setara Rp4,35 triliun (asumsi kurs Rp14.500 per dolar Amerika Serikat).

Transaksi tersebut dilakukan oleh anak usahanya, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), pada 21 Mei 2021. Adapun proses transaksi dilakukan melalui penambahan penyertaan modal Telkomsel pada Gojek.

“Penambahan investasi yang dilakukan oleh Telkomsel adalah sebesar US$300 juta,” tulis VP Investor Relations Telkom Indonesia, Andi Setiawan melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa 25 Mei 2021.

Dengan adanya transaksi ini, terhitung sejak terpenuhinya segala syarat atau kondisi berdasarkan setiap perjanjian sehubungan dengan penambahan, maka otal investasi Telkomsel di Gojek saat ini mencapai US$450 juta atau sekitar Rp6,52 triliun.

Andi menyatakan penambahan investasi ini menjadi momentum dalam mendorong integrasi ekosistem Telkomsel dan Gojek untuk memberikan nilai tambah bagi pelanggan dan mitra. Terlebih untuk menghadirkan lebih banyak solusi guna mengembangkan ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan di Tanah Air.

Selain itu, kata dia, transaksi tersebut juga sejalan dengan peran Telkomsel sebagai leading digital telco company untuk membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk mendapatkan akses platform daring yang lebih dekat, customer centric, dan berdampak positif bagi kehidupan masyarakat.

“Transaksi ini merupakan bagian dari strategi Telkomsel untuk mendukung bisnis digitalnya, yaitu digital connectivity, digital platform dan digital services,” tambahnya.

Di lantai bursa, saham TLKM menguat 1,23% ke level harga Rp3.300 per lembar pada akhir sesi perdagangan Selasa, 25 Mei 2021. Saat ini, emiten telekomunikasi pelat merah tersebut memiliki kapitalisasi pasar hingga Rp326,91 triliun. (LRD)

Berita Terkait