Terungkap! Ini Alasan Mantan Pejabat Jiwasraya Diboyong Jadi Direksi IFG Life

25 Juli 2021 15:13 WIB

Penulis: Muhamad Arfan Septiawan

Editor: Amirudin Zuhri

Salah satu nasabah Jiwasraya yang tergabung dalam Forum Korban Jiwasraya mengikuti aksi damai di Kantor Pusat Jiwasraya, Jakarta, Jumat, 11 Agustus 2020. Aksi dilakukan demi menuntut kejelasan atas pencairan dana bagi para nasabah korban Jiwasraya yang sudah tidak jelas selama 2 tahun belakangan ini. Seperti diketahui Jiwasraya mengalami tekanan likuiditas sehingga  tidak dapat membayar klaim polis jatuh tempo nasabah JS Saving Plan sebesar Rp802 miliar. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

JAKARTA –Induk Holding BUMN Asuransi dan Penjaminan PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) atau IFG Group menunjuk mantan Direktur PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Farid Azhar Nasution untuk menjabat posisi direksi di PT Asuransi Jiwa IFG atau IFG Life. Di IFG Life, Farid bakal menempati kursi direktur keuangan dan investasi.

Masuknya pejabat Jiwasraya ke IFG life ini dilakukan untuk memuluskan proses migrasi portofolio. Rencananya, aset dan liabilitas Jiwasraya bakal segera ditampung IFG Life mulai September 2021.

“Diharapkan bisa membawa dampak positif kepada perusahaan, juga dapat melakukan sinergi dalam dewan komisaris dan direksi lainnya untuk menyukseskan migrasi portofolio," kata Sekretaris Perusahaan IFG Life Beko Setiawan dalam keterangan resmi, Minggu, 25 Juli 2021.

Pria lulusan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) ini sempat membangun karier di Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sebelum terjun ke dunia asuransi. Setelah itu, dirinya juga tercatat sempat menduduki jabatan auditor di Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Usai ditunjuk sebagai direkrtur IFG Life, Farid punya tugas berat dalam menjamin proses transfer portofolio aset hingga liabilitas Jiwasraya berjalan secara aman dan transparan.

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, Jiwasraya memiliki total aset sebesar Rp15,7 triliun pada 2020. Nilai tersebut susut 13,3% year on year (yoy) dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar Rp18,1 triliun.

Dalam laporan Rencana Penyehatan Keuangan (RPK) Jiwasraya, nilai aset yang bakal ditransfer ke IFG Life diproyeksikan mencapai Rp11,93 triliun-Rp13,1 triliun.

Adapun total liabilitas Jiwasraya hingga akhir 2020 menembus Rp54,3 triliun. Rinciannya, liabilitas produk non saving plan Rp37,3 triliun dan saving plan Rp17 triliun.

Dengan demikian, berikut susunan direksi terbaru di IFG Life:

  • Direktur Utama: Andy Samuel
  • Direktur Keuangan dan Investasi: Farid Azhar Nasution Direktur Kepatuhan, SDM dan TI: Eli Wijanti
  • Direktur Operasional: Yusman Dedy Kusuma

Dewan Komisaris:

  • Komisaris Utama: Pantro Pander Silitonga 
  • Komisaris Independen: Sabam Hutajulu
  • Komisaris Independen: Yasril Rasyid

Berita Terkait