Tertinggi Dalam Sejarah, IHSG Cetak Rekor Baru di 7.372,74

15 September 2022 12:04 WIB

Penulis: Fakhri Rezy

Editor: Fakhri Rezy

Karyawan beraktifitas dengan latar layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan perdana di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin, 3 Januari 2022. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia (trenasia.com)

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencetak rekor baru pada perdagangan sesi I. IHSG mengalahkan rekor sebelumnya di 12 April 2022.

Dari pantauan TrenAsia, Kamis, 14 September 2022, IHSG menembus rekor tertingginya di level 7.372,74 pada pergerakan hari ini. Pencapaian tersebut mengalahkan rekor sebelumnya di 7.355,3 pada 12 April 2022.

Pada sesi I ini, IHSG ditutup menguat 85,34 poin atau 1,17% ke 7.363,42. Adapun level terendah pada hari ini adalah 7.311,06 dan tertinggi 7.372,74.

Pada perdagangan hari ini, seluruh sektor mayoritas menguat, dipimpin oleh sektor industri yang naik 1,96%. Namun, sektor bahan baku lesu hingga 0,41%.

Adapun top gainers pada hari ini, yaitu, saham (INDX) naik 25% ke Rp260, saham (OASA) naik 24,52% ke Rp965, dan saham MREI naik 23,36% ke Rp4.700.

Sedangkan yang masuk jajaran top losers, adalah saham AMMS turun 9,52% ke Rp228, saham TGKA turun 6,91% ke Rp7.0275, dan saham MLPT turun 6,89% ke Rp2.840.

Bursa Asia pun turut menguat, di mana Hangseng naik 0,46%, Nikkei 225 naik 0,25%, dan STI naik 0,37%. Namun, Kospi alami penurunan hingga 0,12%.

Berita Terkait