Terbelit Utang, Ace Hardware Milik Konglomerat Kuncoro Wibowo Digugat PKPU

JAKARTA – Saham emiten ritel PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) mampu bergerak stabil pada perdagangan Rabu 7 Oktober 2020. Padahal, perusahaan milik konglomerat Kuncoro Wibowo ini kini tengah terbelit masalah gugatan penundaaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) yang diajukan Wibowo and Partners ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Data Sistem Informasi Penelusuran Perkara Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menunjukkan, emiten retail produk-produk elektronik ini menjadi termohon dalam perkara nomor 329/pdt.Sus-PKPU/2020/PN Niaga Jakarta Jkt.Pst.

Dalam petitumnya, Wibowo and Partners meminta agar ACES dimasukkan dalam status PKPU selama 45 hari terhitung sejak putusan PKPU disahkan. Melalui kuasa hukumnya Fajar Ardianto, perusahaan konsultan itu meminta hakim niaga Pengadilan Niaga Jakarta Pusat untuk bertindak sebagai hakim pengawas dalam proses PKPU ini.

Hingga saat ini, belum ada klaim detail terkait gugatan PKPU tersebut. Adapun, informasi terkait jadwal sidang juga masih belum diumumkan.

Sementara itu, jika melihat pergerakan bursa hari ini, tampak saham ACES sempat melemah pada level Rp1.500 per lembar pada pukul 14.47 WIB. Namun beruntung, pada sesi akhir perdagangan saham ACES kembali menguat ke level pembukaan, yakni Rp1.560 per lembar.

Selama perdagangan, saham anak usaha PT Kawan Lama Sejahtera itu bergerak fluktuatif di kisaran Rp1.500–Rp1.565 per lembar. Dengan demikian, kapitalisasi pasar ACES saat ini pun tetap berada pada level Rp26,49 triliun.

Konglomerat Kuncoro Wibowo, pemilik PT Ace Hardware Tbk dari Grup Kawan Lama / Forbes Indonesia
Laba Terkoreksi

Berdasarkan laporan keuangan perseroan pada Juni 2020, struktur keuangan Ace Hardware tampak masih cukup kuat dengan mengantongi ekuitas Rp4,99 triliun. Sedangkan total liabilitasnya hanya berada pada angka Rp2,09 triliun.

Sayangnya, pada waktu yang sama, pendapatan dan laba bersih ACES justru mengalami penurunan. Laba bersih ACES terkoreksi dari Rp474,26 miliar per semester I-2019 menjadi Rp360,16 per Juni 2020. Pun demikian dengan pendapatan bersihnya yang terkoreksi dari Rp3,96 triliun menjadi Rp3,65 triliun.

Namun di sisi lain, ACES rupanya mencatatkan penurunan beban pokok dari Rp2,09 triliun menjadi Rp1,8 triliun. Penurunan beban ini membuat laba bersih yang dapat dihimpun ACES pada semester I-2020 pun dapat terselamatkan, dalam arti tidak terkoreksi sangat dalam.

Ace Hardware dimiliki oleh konglomerat terkaya ke-15 di Indonesia Kuncoro Wibowo versi majalah Forbes 2019. Kuncoro dan keluarga ditaksir memiliki kekayaan US$1,7 miliar setara Rp23,8 triliun. (SKO)

Tags:
ACESemitengugatankonglomeratKuncoro WibowopkpuPN Jakarta PusatPT Ace Hardware Indonesia TbkPT Ace Hardware TbkRitelUtang
Fajar Yusuf Rasdianto

Fajar Yusuf Rasdianto

Lihat Semua Artikel ›

%d blogger menyukai ini: