Temani Kangean dan Sengkang, Energi Mega Persada Menangkan Lelang Blok South CPP

09 September 2021 19:35 WIB

Penulis: Reza Pahlevi

Editor: Amirudin Zuhri

PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) (emp.id)

JAKARTA – Emiten migas Grup Bakrie, PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) telah memenangkan blok migas South CPP di Provinsi Riau, Sumatra dalam lelang yang diadakan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada 4 September 2021.

Blok South CPP ini diproyeksikan dapat menghasilkan 49 juta barel minyak dan 87 miliar kaki kubik gas. ENRG akan mengoperasikan blok tersebut berdasarkan kontrak kerja sama dengan skema cost recovery yang akan berlangsung selama 30 tahun.

Direktur Keuangan ENRG Edoardus Ardianto menjelaskan masih ada beberapa kondisi yang harus pihaknya penuhi dalam menyelesaikan transaksi ini. Di antaranya adalah penerbitan jaminan pelaksanaan, penyelesaian bonus tanda tangan, dan penandatanganan kontrak kerja sama.

“(Kontrak) meliputi komitmen untuk melakukan studi geological & geophysical, pekerjaan seismik 2D (500 km), pekerjaan seismik 3D (50 km2), dan pengeboran 1 sumur eksplorasi,” ujar Edoardo dalam siaran pers, Kamis, 9 September 2021.

Edoardus pun optimis pihaknya dapat menyelesaikan seluruh pekerjaan yang disepakati dalam kontrak tersebut sesuai dengan jangka waktu yang telah ditentukan.

Direktur Utama ENRG Syailendra S. Bakrie juga menambahkan pihaknya tetap berkomitmen mengembangkan bisnis perusahaan baik melalui pertumbuhan produksi dari aset-aset yang sudah ada maupun melalui akuisisi aset-aset migas baru.

“Selain penambahan kepemilikan di blok gas Kangean dan rencana untuk menyelesaikan akuisisi atas blok gas Sengkang, kami percaya bahwa blok South CPP akan menambah nilai portofolio kami,” ujar Syailendra.

Diungkapkan sebelumnya, nilai kontrak blok South CPP yang didapat ENRG ini mencapai US$13,6 juta atau setara Rp193,82 miliar (asumsi kurs Rp14.251 per dolar AS).

“Selamat kepada pemenang WK South CPP, PT Energi Mega Persada. Pemenang lelang telah menawarkan bonus tanda tangan sebesar US$500,000 dan tiga tahun komitmen pasti dengan total nilai sebesar US$13,6 juta,” ujar Direktur Jenderal Migas Tutuka Ariadji dalam keterangannya, Sabtu, 4 September 2021.

Dalam pengelolaan blok South CPP ini, PT Pertamina (Persero) juga mendapat privilege untuk hak partisipasi sebesar 15%. 

“Dalam kaitannya dengan privilege Pertamina di bisnis hulu migas, Pertamina akan memiliki hak untuk penawaran 15 persen hak partisipasi sejalan dengan proficient dan procedure yang ada di dokumen lelang WK South CPP dan Liman,” jelas Tutuka.

Berita Terkait