Target 141 Sumur Tahun Ini, Pertamina Mulai Bor Blok Rokan

12 Agustus 2021 17:24 WIB

Penulis: Reza Pahlevi

Editor: Amirudin Zuhri

Ilustrasi kilang minyak milik Pertamina. (Dok. Pertamina)

JAKARTA - Sehari setelah alih kelola Wilayah Kerja (WK) Rokan, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) langsung meneruskan program pengeboran yang telah disiapkan pada saat alih kelola bersama SKK Migas dan PT Chevron Pacific Indonesia (CPI). Sumur pertama ini adalah Sumur Bangko P03reg 5.

SKK Migas bersyukur dan mengapresiasi komitmen PHR paska alih kelola WK Rokan, sehingga kegiatan yang telah direncanakan dapat direalisasi tepat waktu, yaitu Selasa (10 Agustus 2021),” ujar Deputi Operasi SKK Migas Julius Wiratno dalam siaran pers, Kamis, 12 Agustus 2021.

Julius berharap semua rencana yang sudah disusun dapat dilaksanakan dengan baik, sehingga usaha-usaha yang dilakukan PHR dalam menjaga tingkat produksi WK Rokan dapat dicapai sesuai target.

Sesuai hasil revisi Work, Program, and Budget (WP&B) 2021, PHR akan melakukan pemboran untuk 141 sumur pada tahun ini. Jumlah ini meningkat dari rencana awal yang hanya berencana mengebor 84 sumur.

Penambahan jumlah sumur ini karena PHR berkomitmen melanjutkan program-program CPI yang tidak dapat direalisasi karena kendala di lapangan menjelang akhir alih kelola.

Untuk mengawal pencapaian target tersebut, PHR akan menambah 2 (dua) buah rig, sehingga seluruh yang digunakan pada 2021 sebanyak 18 buah rig.

“Semoga semua komitmen dapat dilaksanakan, minimal sama dengan komitmen yang telah disampaikan dalam WP&B,” kata Julius.

SKK Migas dan PHR sudah melakukan beberapa upaya untuk merealisasikan target tersebut. 

Pertama, kedua pihak sudah mengawal persetujuan AMDAL untuk Lapangan Bekasap. Kedua, proses proses pengadaan rig dan jasa pemboran berkelanjutan dari CPI ke PHR dipercepat. Ketiga, proses transfer material pengeboran dengan sistem mirroring contract.

“Saat ini, SKK Migas dan PHR juga mulai mendetailkan rencana kegiatan yang akan dilakukan pada tahun 2022, antara lain melakukan kegiatan permboran sebanyak 500 sumur,” kata Julius.

WK Rokan ini merupakan WK terbesar di Indonesia dan menjadi andalan dalam memenuhi target produksi 1 juta barel minyak per hari (BOPD) dan 12 standar kaki kubik per hari gas bumi (BSCFD) pada 2030 mendatang.

Berita Terkait