Tak Sekadar Pedas, Ini Manfaat Konsumsi Cabai Rawit

02 September 2021 05:00 WIB

Penulis: Rizky C. Septania

Editor: Rizky C. Septania

Cabai rawit ternyata memiliki banyak manfaat bagi tubuh. (Tyo Sulistyo)

Jakarta – Cabai rawit kerap dikonsumsi sebagai teman saat makan gorengan. Cabai ini memiliki warna hijau kecil sewaktu muda, dan jika telah masak akan berwarna merah tua.

Cabai rawit memiliki biji yang sangat banyak dan rasanya cukup pedas. Karena itu, cabai rawit tidak bisa dipisahkan dari kudapan jalanan yakni gorengan.

Ada beraneka macam manfaat cabai rawit untuk kesehatan. Berikut ulasannya?

1. Meningkatkan metabolisme tubuh

Dilansir dari Heathline, manfaat cabai rawit yang didapat dari senyawa capsaicin ini memiliki sifat meningkatkan metabolisme. Senyawa tersebut membantu meningkatkan panas yang dihasilkan tubuh sehingga Anda bisa membakar lebih banyak kalori per hari.

Penting juga diketahui bahwa orang yang secara teratur mengonsumsi cabai rawit tidak terus menerus menuai manfaat yang sama dari waktu ke waktu. Hal itu disebabkan tubuh mereka beradaptasi dengan efeknya.

2. Mengurangi rasa lapar

Banyak penelitian menunjukkan capsaicin dalam cabai merah membantu mengurangi rasa lapar. Satu penelitian menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi capsaicin akan makan lebih sedikit sepanjang hari dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsinya.

Secara khusus, mereka yang mengonsumsi suplemen capsaicin, makan 10% lebih sedikit, sedangkan mereka yang minum minuman yang mengandung capsaicin makan 16% lebih sedikit.

3. Menurunkan tekanan darah

Penelitian pada tikus menunjukkan bahwa capsaicin dalam cabai rawit dapat mengurangi tekanan darah tinggi. Studi lain menunjukkan bahwa capsaicin membantu mengendurkan pembuluh darah pada babi, yang menyebabkan tekanan darah lebih rendah.

Namun yang perlu dicatat, temuan di atas berdasarkan pada hewan. Bisa jadi efek capsaicin pada manusia mungkin akan berbeda.

4. Mendukung kesehatan pencernaan

Cabai rawit dipercaya dapat membantu meningkatkan pertahanan lambung terhadap infeksi, meningkatkan produksi cairan pencernaan, dan membantu mengantarkan enzim ke lambung. Hal tersebut dilakukan dengan menstimulasi saraf di perut yang menandakan perlindungan terhadap cedera.

Sementara sebagian orang percaya bahwa makanan pedas dapat menyebabkan tukak lambung. Padahal sebuah ulasan makalah telah menunjukkan bahwa capsaicin dalam cabai rawit justru dapat mengurangi risiko sakit maag.

4. Membantu menghilangkan rasa sakit

Salah satu manfaat cabai rawit adalah menghilangkan rasa sakit. Ini bisa terjadi karena capsaicin dalam cabai membantu mengurangi zat P, neuropeptida yang diproduksi oleh tubuh yang bergerak ke otak untuk memberikan sinyal rasa sakit. Ketika zat P sedikit diproduksi, sinyal rasa sakit tidak bisa lagi mencapai otak dan perasaan sakit berkurang.

Capsaicin sendiri tersedia sebagai krim kulit dan sering direkomendasikan untuk kondisi berikut:

  • Nyeri sendi dan otot
  • Nyeri punggung bagian bawah
  • Nyeri setelah operasi
  • Nyeri karena kondisi saraf seperti herpes zoster

Yang perlu dicatat, krim capsaicin tidak boleh digunakan pada luka terbuka atau kulit yang rusak.

5. Mengurangi risiko kanker

Capsaicin dalam cabai dipercaya dapat mengurangi risiko kanker. Hasil penelitian menunjukkan, capsaicin dapat memperlambat pertumbuhan sel kanker dan bahkan menyebabkan kematian sel untuk berbagai jenis kanker, termasuk kanker prostat, pankreas, dan kulit.

6. Meredakan gejala pilek

Dilansir dari Medical News Today, beberapa orang menggunakan cabai rawit dalam pengobatan rumah untuk batuk, hidung tersumbat, dan untuk meredakan pilek. Dalam sebuah penelitian tahun 2016, ditemukan bahwa capsaicin dapat meringankan gejala seperti bersin, hidung tersumbat, tetesan postnasal, dan batuk. Capsaicin diduga memiliki efek yang bekerja dengan mengecilkan pembuluh darah yang melebar di hidung dan tenggorokan. (*)

 

 

Tulisan ini telah tayang di jogjaaja.com oleh Tyo S pada 01 Sep 2021 

Berita Terkait