Tak Lagi di China, Pendiri Alibaba Jack Ma Dikabarkan Berada di Hong Kong

14 Oktober 2021 05:00 WIB

Penulis: Rizky C. Septania

Editor: Sukirno

Tak Lagi di China, Pendiri Alibaba Jack Ma Dikabarkan Berada di Hong Kong

JAKARTA - Pendiri Alibaba Jack Ma dikabarkan tak berada di China. Mantan Bos Alibaba tersebut kini disebut tengah berada di Hong Kong.

Kabar tersebut beredar lewat media lokal Hong Kong, The Standard yang menyebutkan bahwa bekas orang terkaya di Asia tersebut kini tengah berada di wilayah tersebut.

Berdasarkan kabar yang ditulis oleh The Standard, dua orang narasumber yang ada di media tersebut mengklaim melihat Jack Ma di Hongkong pada 1 Oktober lalu.

Meski begitu, media yang bersangkutan tak memberi keterangan mengenai apa yang dilakukan oleh Jack Ma di wilayah itu dan sejak kapan ia menginjakkan kaki di wilayah otonom Cina tersebut.

Namun perlu digarisbawahi jika memang benar Jack Ma berada di Hongkong, maka rumor mengenai larangan Jack Ma yang dilarang berpergian ke luar wilayah dataran Cina setelah perseteruannya dengan pemerintah tidaklah benar.

Sebagai Informasi, Jack Ma seolah hilang dari ranah publik semenjak melontarkan kritik pada pemerintah Cina terkait regulasi finansial dan perbankan dalam sebuah pidaro yang dibacakan di SHanghai, 20 Oktober 2020 lalu.

Kala itu, Jack Ma menilai regulasi yang berlaku mengekang inovasi dan perlu direformasi.

Setelah kritikan tersebut, anak perusahaan Alibaba Group, Ant Group juga gagal melantai di bursa saham. Semenjak itulah Jack Ma mulai tampak menarik diri sehingga dikabarkan hilang.

Setelah dikabarkan hilang, orang-orang mulai mencari keberadaan Jack Ma lantaran dirinya tidak menghadiri acara final Africa's Business Heroes, sebuah reality show yang dibesut Jack Ma sendiri.

Dalam acara itu, Jack Ma berperan sebagai juri. Namun posisinya diganti oleh eksekutif Alibaba lain.

Sebelum terpantau sedang berada di Hong Kong, Jack Ma sendiri sempat muncul di ruang publik beberapa kali setelah dikabarkan menghilang pada Oktober 2020 lalu.

Pada Januari lalu, Jack Ma muncul untuk pertama kalinya di sebuah konferensi video dalam acara penghargaan Jack Ma Rural Teachers Award.

Ia kembali menampakkan diri pada April lalu saat ia mendatangi sebuah acara di kantor Alibaba. Hal tersebut terjadi setelah perusahaan tersebut didenda 18,2 miliar yuan atau sekitar Rp 40 triliun (asumsi kurs Rp2.100 per yuan Cina).

Terakhir,  pada awal September lalu, Ma juga sempat muncul ke publik dan mengunjungi sebuah peternakan milik Alibaba di provinsi Zhejiang.


Saham Alibaba Bergairah

Rumor kemunculan Jack Ma di Hongkong tampaknya berpengaruh pada sentimen pasar publik dan investor. Pasalnya, setelah rumor Jack Ma terlihat di Hongkong beredar, geliat saham Alibaba tampak lebih atraktif.

Harga saham Alibaba Grub diketahui naik 18 persen. Sebelumnya di hari kamis, harga saham Alibaba Group berada pada angka HK$142 per lembar sahamnya.

Namun pada Senin, 4 Oktober 2021 harganya menjadi  menjadi HK$167 per lembar saham.

Berita Terkait