Tak Kebal Corona, Rental Mobil Terkenal AS Bangkrut

Jakarta-Perusahaan penyewaan mobil asal Amerika Serikat (AS), Hertz Global Holdings Inc bersiap menghadapi kebangkrutan setelah gagal mencapai kesepakatan dengan kreditor untuk membantu keuangan perusahaan.

Melansir dari Reuters, Sabtu, 23 Mei 2020, perusahaan yang bermarkas di Florida, AS itu memiliki utang lebih dari US$ 18 miliar atau setara Rp266,5 triliun dengan jumlah karywan sekitar 38.000.

Kebangkrutan Hertz bermula dari kebijakan pemerintah setempat yang membatasi perjalanan transportasi udara. Padahal, pemasukan utama perusahaan berasal dari  penyewaan mobil di bandara.

Departemen Keuangan AS dilaporkan mulai membantu perusahaan-perusahaan dalam bentuk stimulus senilai US$ 2,3 triliun yang disahkan oleh Kongres dan ditandatangani untuk menjadi undang-undang.

Sebelumnya, Hertz telah mengusulkan penjualan lebih dari 30.000 mobil sebulan hingga akhir tahun dalam upaya untuk mengumpulkan sekitar US$ 5 miliar. Sementara, perusahaan juga telah memberhentikan sekitar 10.000 karyawan.

Asosiasi Penyewaan Mobil Amerika telah meminta Kongres untuk menambah bentuk stimulus pada perusahaan terdampak COVID-19 dan merumuskan undang-undang baru yang menargetkan bisnis yang berhubungan dengan pariwisata.

Tags:
Hertz bangkrutHertz Global Holdings Incperusahaan bangkrut
Ananda Astri Dianka

Ananda Astri Dianka

Lihat Semua Artikel ›

%d blogger menyukai ini: