Rekomendasi

Proyek Jambaran Tiung Biru

Konsorsium RJJ terdiri dari PT Rekayasa Industri (Rekind), JGC Corporation dan JGC Indonesia
Pengembangan Proyek Biomethane Konsorsium PGN dengan JGC, Osaka Gas dan INPEX di Sumatera Selatan
Pengembangan Proyek Biomethane Konsorsium PGN dengan JGC, Osaka Gas dan INPEX di Sumatera Selatan
REKIND.png

BPK: Potensi Cuan Gas Rp90 M dari Proyek Jambaran-Tiung Biru Terbang

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyoroti proyek pembangunan Lapangan Gas Unitisasi Jambaran-Tiung Biru (JTB). Hal ini setelah salah satu potensi pendapatan negara dari penjualan gas hilang dampak terlambatnya pembangunan. Tak tanggung-tanggung, potensi cuan yang hilang akibat problem tersebut mencapai US$5,84 juta atau setara Rp90,4 miliar.
Pengembangan Proyek Biomethane Konsorsium PGN dengan JGC, Osaka Gas dan INPEX di Sumatera Selatan

Proyek Jambaran-Tiung Biru Molor, Negara Kehilangan Potensi Pendapatan Rp90 Miliar

Badan Pemeriksa Keuangn (BPK) menyebut ada temuan jika dalam pembangunan Lapangan Gas Unitisasi Jambaran-Tiung Biru (JTB) ada potensi pendapatan negara yang hilang sebesar US$5,84 juta atau setara Rp90,4 miliar (kurs Rp15.483 dolar AS).
Pertamina EP Cepu resmi menyalurkan gas ke sejumlah daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur..jpeg

Melalui Jambaran-Tiung Biru, Pertamina EP Cepu Salurkan Gas ke Jatim dan Jateng

Pertamina EP Cepu resmi menyalurkan gas ke sejumlah daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Peresmian dihadiri langsung Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin di Proyek Strategis Nasional (PSN) Jambaran-Tiung Biru (JTB) di Surabaya, Jawa Timur. Adapun proyek Lapangan Gas Unitisasi Jambaran-Tiung Biru dikembangkan oleh PT Pertamina EP Cepu (PEPC) yang merupakan bagian dari Regional Indonesia Timur, anak usaha PT Pertamina Hulu Energi (PHE), Subholding Upstream Pertamina.
Loading...