Tabungan Konvensional Tak Cukupi Kebutuhan Generasi Sandwich, Ini Alternatifnya

08 Juni 2022 21:40 WIB

Penulis: Yosi Winosa

Editor: Yosi Winosa

Ilustrasi Generasi Sandwich (TrenAsia)

JAKARTA -Masuk ke jajaran Sandwich Generation memang tidak mudah bagi sebagian orang, apalagi ia harus mengatur keuangan karena menghidupi banyak orang bersamaan. Belum lagi membayar kebutuhan seperti cicilan, biaya pendidikan anak, perawatan orang tua, kebutuhan pribadi dan masih banyak lagi.

Salah-salah, pasti bisa stress ketika dihadapkan dengan kondisi seperti itu.Selain karena beban finansial yang berat, mereka juga harus menyeimbangkan peran untuk merawat orang tua dan juga anak. Namun sebetulnya ada cara untuk memutus rantai generasi sandwich untuk masa depan anak-anak kamu. 

Wealth Management Head Bank OCBC NISP Juky Mariska menyatakan perencanaan keuangan yang baik bisa jadi salah satu cara memutus rantai ini. Saat ini jenis investasi sudah semakin berkembang, kita bisa dengan mudah memilih produk mana yang cocok untuk dan tentu saja menanamkan kedisplinan dan diversifikasi investasi.

“Saat ini, menabung secara tradisional tidak cukup. Tabungan harus ditransformasikan agar dapat memberikan hasil yang optimal dan hal ini dapat dilakukan dengan melakukan diversifikasi tabungan dengan menempatkan dana tabungan di berbagai instrumen keuangan yang terjangkau,” kata dia kepada TrenAsia.com, Selasa, 7 Juni 2022.

Ditambahkan, diversifikasi investasi sangat penting untuk mengoptimalkan keuntungan. Setiap instrumen investasi memiliki tingkat risiko dan tingkat keuntungan yang berbeda, sehingga dengan menyebarkan penempatan dana di beberapa instrumen investasi, nantinya kita bisa mendapatkan cuan yang optimal dengan risiko yang sesuai dengan profil kita.

Untuk dapat secara efektif melakukan diversifikasi investasi, kita harus membekali diri dengan pemahaman yang tepat dan menyeluruh soal kondisi keuangan. Untuk memulai, kita harus dapat memahami kondisi keuangan kamu dengan melakukan asesmen secara independen dan selalu bersemangat untuk mengikuti kelas keuangan, salah satunya bisa dicoba di www.ruangmenyala.com dari OCBC NISP.

Selain itu, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk memutus rantai generasi sandwich:

1.   Mengelola Penghasilan Dengan Bijak

Kamu bisa memakai rumus 50/30/20 atau 40/30/20/10 untuk mengelola gaji. Dengan menggunakan rumus ini, kamu bisa membagi penghasilan kamu menjadi 50% untuk kebutuhan seperti bayar cicilan, tagihan, belanja bulanan dan lainnya. 30% nya kamu bisa masukan ke bagian untuk hiburan dan keinginan. Sisanya 10% untuk kamu tabung. Atau di rumus 40/30/20/10, kamu bisa atur 40% untuk kebutuhan, 30% untuk kewajiban, 20% untuk di tabung dan 10% untuk berdonasi atau kebaikan lain.

2.   Catat Keuangan

Mencatat arus kas keluar masuknya uang merupakan cara yang sangat penting. Hal itu dapat membantu kamu untuk mengetahui pergerakan keuangan kamu setiap bulannya. Dengan begitu, kamu bisa menentukan rencana keuangan untuk bulan ini dan bulan berikutnya dengan baik.

3.   Menambah Sumber Penghasilan

Untuk memperbaiki kondisi keuangan, kamu juga bisa menambah sumber penghasilan kamu dengan cara menyiapkan pasif income di luar active incomemisalnya dengan berinvestasi, menyewakan properti, kemitraan dan lainnya. Dengan bertambahnya penghasilan, kamu akan lebih mudah untuk mengatur arus keuangan sesuai rumus di atas.

4.   Menyiapkan Program Pensiun

Ini adalah hal yang penting untuk memutus rantai generasi sandwich. Kamu bisa menyisihkan sebagian dari penghasilan kamu agar bisa diinvestasikan untuk dana pensiun. Jika kamu rutin untuk menginvestasikan penghasilan untuk dana pensiun, ketika kamu nanti pensiun tidak membebani anak-anak Anda yang sudah beranjak dewasa.

5.   Punya Asuransi Kesehatan

Dengan mempunyai asuransi kesehatan, biaya pengobatan bisa ditanggungkan oleh asuransi sesuai dengan kontrak dan kesepakatan bersama. Jadi kamu tidak akan memerlukan biaya besar ketika harus berobat.

6.   Berbicara Dengan Keluarga

Membicarakan soal keuangan ke anggota keluarga mungkin tidak biasa bagi sebagian orang karena takut berakhir canggung. Tapi hal itu harus dilakukan agar tidak memberatkan kamu dan terus menjadi generasi sandwich. Kamu harus bisa jujur tentang kemampuan finansial kamu, agar keluarga kamu sendiri tidak terlalu memberatkan dalam sisi finansial. Agar orang tua kamu mengerti tentang kondisi finansial kamu dan akhirnya tidak memaksakan kamu untuk membiayai mereka.

Berita Terkait