Susut 6,25 Persen, OCBC NISP Cetak Laba Bersih Rp1,5 Triliun pada Kuartal II-2021

30 Juli 2021 11:36 WIB

Penulis: Ananda Astri Dianka

Editor: Rizky C. Septania

ATM OCBC NISP

JAKARTA – PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) membukukan laba bersih sebesar Rp1,5 triliun pada kuartal II-2021, menyusut 6,25% year on year (yoy) dari sebelumnya Rp1,6 triliun.

Berdasarkan paparan kinerja, dikutip Jumat 30 Juli 2021, laba operasional sebelum beban cadangan kerugian penurunan nilai tumbuh sebesar 5,4% yoy menjadi Rp2,7 triliun. Peningkatan ini dikontribusikan dari pendapatan operasional yang tumbuh 5,8% yoy menjadi Rp4,9 triliun.

Di mana sebagian besar atau senilai Rp3,9 triliun berasal dari pendapatan bunga bersih, yang meningkat 11,8% yoy. Pencapaian ini didukung salah satunya oleh peningkatan rasio dana murah (CASA) yang tercatat sebesar 48,8% pada akhir Juni 2021 dibandingkan dengan posisi akhir Juni 2020 sebesar 43,8%.Harga Emas Hari Ini: Antam dan Pegadaian Kompak Menguat di Akhir Pekan

Per 30 Juni 2021, perseroan juga mencatat kinerja positif dana pihak ketiga (DPK) yang meningkat 11,2% yoy menjadi Rp150,4 triliun. edangkan, total aset bertumbuh 10,4% yoy menjadi Rp201 triliun.

Dari aspek intermediasi perbankan, OCBC NISP telah menyalurkan kredit sebesar Rp115,5 triliun hingga akhir Juni 2021. Sebagian besar kredit tercatat disalurkan untuk modal kerja dan investasi. 

Adapun, rasio non performing loan (NPL) terjaga di bawah rata-rata NPL industri perbankan dan ketentuan regulator. Pada akhir semester I-2021, NPL net perseroan sebesar 1,0% dan NPL bruto di level 2,5%.

Dalam rangka akselarasi digital, perseroan merekam kenaikan rata-rata nilai transaksi per bulan dari periode pre-covid yakni 2019 dibandingkan dengan semester I-2021 sebesar 122% di e-channel Bank OCBC NISP. 

Selain itu, terdapat peningkatan nilai transaksi serta jumlah pengguna untuk berbagai channel digital Bank OCBC NISP, yakni pada layanan Velocity@ocbcnisp yang berbasis web dan mobile1 untuk periode 2019 dibandingkan dengan semester I-2021, rata-rata nilai transaksi per bulan meningkat 134% dan jumlah pengguna naik 22%. 

Pada layanan ONe Mobile untuk periode 2019 dibandingkan dengan semester I 2021, rata-rata nilai transaksi dan frekuensi transaksi per bulan masing-masing meningkat 91% dan 68%, sementara jumlah pengguna bertumbuh 55%.

Berita Terkait