Susul Perusahaan Lain, Google akan Kurangi Perekrutan Karyawan Baru

15 Juli 2022 16:20 WIB

Penulis: Fadel Surur

Editor: Ananda Astri Dianka

Google akan mengurangi perekrutan perusahaan di tengah penurunan pasar yang juga menghantui perusahaan lain. (shacknews.com)

CALIFORNIA - Google, Inc. berencana mengurangi perekrutan karyawan di tengah penurunan pasar yang juga melanda perusahaan teknologi lain di Silicon Valley. 

Pengumuman itu disampaikan dalam sebuah memo internal oleh CEO Google dan perusahaan induk Alphabet, Sundar Pichai pada hari Selasa, 13 Juli 2022 lalu, seperti dikutip dari CNN

Menurut memo yang beredar, alasan utama langkah ini diambil adalah ketidakjelasan prospek ekonomi global belakangan ini. 

“Ke depannya, kami harus lebih berani mengambil risiko demi keuntungan, bekerja dengan urgensi lebih, lebih fokus, dan keinginan yang lebih dibandingkan saat kita berada di atas angin,” bunyi pernyataan oleh Pichai.  

Menurut laporan yang disampaikan Alphabet, sampai bulan Maret lalu mereka memiliki karyawan sebanyak 163,906. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 20.000 dibandingkan tahun sebelumnya. 

Ini menjadi indikasi bahwa perusahaan itu harus menerima kenyataan bahwa belakangan ini peningkatan permintaan hanya tercatat selama pandemi. 

Keadaan semakin diperparah dengan inflasi, kenaikan suku bunga, dan kekhawatiran akan resesi yang menghantui. 

Faktor-faktor tersebut juga menjadi alasan banyak perusahaan teknologi yang melakukan pengurangan rekrutmen atau bahkan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal. 

Contoh perusahaan yang melakukan PHK adalah Tesla, Netflix, dan Coinbase. Sementara itu, Microsoft juga telah mengonfirmasi rencana PHK sebagian kecil karyawan pada awal pekan ini. 

Perusahaan lain seperti Uber, Lyft, Snap, Twitter, dan Apple juga telah mengisyaratkan rencana untuk memangkas biaya ke depannya.

Berita Terkait