Strategi Investasi yang Perlu Diikuti Sebelum Usia 30 Tahun

JAKARTA – Untuk memastikan bahwa finansial aman ketika beranjak tua, Anda disarankan mulai menabung dan mengikuti beberapa strategi keuangan sedini mungkin.

Para ahli mengatakan usia 30-an adalah waktu untuk membuat beberapa keputusan keuangan yang penting untuk mencapai berbagai tujuan keuangan dalam hidup.

Kita semua ingin aman secara finansial dan sejahtera pada usia 35 sampai 40 tahun. Untuk mencapainya, ada beberapa keputusan finansial penting yang perlu kita ambil sebelumnya.

Pendekatan yang tepat untuk menciptakan kekayaan dan memastikan bahwa Anda aman secara finansial adalah memiliki tujuan finansial yang jelas. Setelah memiliki tujuan yang jelas, Anda harus mulai lebih awal dan menabung.

Dikutip dari Financial Express, berikut beberapa strategi investasi yang dapat Anda ikuti:

Buat anggaran bulanan

Kebanyakan orang berusia 20-an mulai memiliki penghasilan dan membelanjakan seluruh uangnya. Mereka juga terlibat dalam utang yang tidak perlu dan terus berutang, bukannya meniadakan utang.

Untuk membantu mengatasi situasi tersebut, para ahli mengatakan seseorang harus mencatat semua pendapatan dan pengeluaran setiap bulan, kemudian merencanakan anggaran.

Dengan cara ini, setelah menyisihkan uang untuk tagihan utilitas, seseorang dapat perlahan-lahan menghapus utang.

Buat dana darurat

Membuat dana darurat untuk diri sendiri akan membantu Anda saat peristiwa tidak mengenakkan datang tiba-tiba. Misal, kecelakaan, penyakit, atau kehilangan pekerjaan dan pemotongan gaji selama pandemi.

Sekarang kita semua tahu bahwa kejadian ini bisa terjadi kapan saja, dan untuk itu, Anda perlu persiapan. Menurut para ahli, sangat ideal untuk membuat dana darurat yang nilainya setara dengan biaya hidup 5 hingga 6 bulan.

Untuk memulainya, Anda dapat menyisihkan biaya hidup sebagai dana darurat untuk dua sampai tiga bulan dan kemudian perlahan-lahan meningkatkan jumlahnya dengan meningkatkan pendapatan Anda.

Perhatikan bahwa dana darurat Anda harus berada di tempat yang mudah dijangkau (bersifat cair) dalam waktu singkat. Para ahli menyarankan investor mengambil opsi rekening tabungan atau reksa dana untuk menaruh dana darurat.

Pilih asuransi kesehatan dan jiwa yang tepat

Sebelum memilih asuransi jiwa, perhatikan bahwa asuransi jiwa tidak boleh diperlakukan sebagai investasi. Para ahli mengatakan asuransi dan investasi tidak boleh dicampur.

Sebelum memilih asuransi jiwa untuk diri sendiri, Anda perlu memastikan bahwa Anda berpenghasilan dan atau memiliki keluarga yang bergantung pada Anda. Lantas, carilah asuransi yang tepat dari sisi premi dan manfaat yang sesuai.

Dengan biaya perawatan kesehatan dan medis yang terus meningkat, dan krisis Covid-19, penyakit apa pun tanpa perlindungan yang memadai akan membuat Anda merogoh kocek lebih dalam.

Karena itu, perlu ada rencana asuransi kesehatan tersendiri. Dengan berbagai perlindungan kesehatan yang tersedia di pasaran saat ini, pilihlah perlindungan yang tepat untuk Anda sendiri, tergantung pada kebutuhan Anda. Perhatikan juga untuk mempertimbangkan manfaat pengobatan Covid-19.

Berinvestasi untuk tujuan jangka pendek dan jangka panjang

Merencanakan suatu tujuan membuatnya lebih mudah untuk dicapai, baik itu tujuan jangka pendek atau jangka panjang. Sasaran jangka pendek termasuk liburan tahunan, atau membeli mobil atau aset apa pun dalam waktu dekat.

Untuk tujuan seperti itu, Anda dapat memilih reksa dana, alih-alih menyimpan uang di rekening tabungan. Perhatikan bahwa reksa dana lebih hemat pajak.

Di sisi lain, tujuan jangka panjang mencakup membeli rumah, memulai usaha sendiri, menikah, pensiun, dan lain-lain. Pada awalnya, tentukan berapa banyak yang Anda perlukan untuk mencapai tujuan tersebut dan kemudian sisihkan uang Anda untuk mencapai tujuan tersebut.

Ingatlah, untuk mencapai tujuan jangka panjang, semakin awal Anda mulai berinvestasi, semakin lama waktu investasi Anda bertumbuh dan semakin dekat Anda mendapatkan keuntungan dari investasi itu.

Tags:
anggaran bulananasuransi jiwaasuransi kesehatandana daruratpengelolaan finansialPerencanaan keuanganReksadanatabungantips keuangan
%d blogger menyukai ini: