Lantik Inspektur dan Staf Ahli Baru di Kemenkeu, Sri Mulyani: Harus Adaptif dan Kerja Cepat

03 Agustus 2021 06:28 WIB

Penulis: Muhamad Arfan Septiawan

Editor: Sukirno

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat menghadiri rapat kerja dengan komisi XI DPR di komplek Parlemen Senayan, Kamis, 10 Juni 2021. ( Foto: Ismail Pohan/TrenAsia)

JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati melantik dua pejabat pimpinan tinggi madya baru. Pejabat setingkat eselon I itu antara lain Awan Nurmawan Nuh yang menduduki kursi Inspektur Jenderal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Suminto sebagai Staf Ahli Bidang Jasa Keuangan dan Pasar Modal.

Pelantikan keduanya mengacu pada Keputusan Menteri Keuangan nomor 301/KMK.01/2021 tentang Mutasi dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Kemenkeu.

Sri Mulyani mengatakan pejabat baru ini hanya diberi waktu singkat untuk adaptasi. Pasalnya, dirinya ketidakpastian ekonomi akibat COVID-19 memberikan pelajaran bagi pelayan publik  untuk bisa cepat beradaptasi.

“Biasakan untuk bekerja secara cepat, cermat dan terus beradaptasi karena kita sedang dihadapkan pada ketidakpastian. Anda juga harus menjadi contoh dalam bekerja dan melayani masyarakat, bahwa meskipun kondisi pandemi sangat menghimpit, namun, kita tetap mencoba hadir memberi pelayanan terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan kehadiran pemerintah,” ujar Bendahara Negara dalam acara pelantikan, Senin, 2 Agustus 2021.

Awan tercatat pernah menjabat sebagai Direktur Perpajakan I Direktorat Jenderal Pajak (DJP) hingga ditunjuk menjadi sekretaris di DJP pada 11 November 2013. Kariernya kemudian berlanjut sebagai Direktur Ekstensifikasi dan Penilaian DJP pada 2014.

Pada 2015, Awan sempat ditugaskan untuk memimpin kantor wilayah (kanwil) DJP Jawa Tengah I sejak 23 Mei 2016. Tidak lama berselang, Alumnus ekonomi Universitas Gadjah Mada (UGM) ini kemudian digeser Sri Mulyani menjadi Staf Ahli Bidang Peraturan dan Penegakan Hukum Pajak.

Lalu, ada Suminto yang kini menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Jasa Keuangan dan Pasar Modal. Sebelumnya, Suminto mengisi kursi sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi Makro dan Keuangan Internasional di Kemenkeu.

Pada kesempatan yang sama, Sri Mulyani juga melantik pejabat setingkat eselon II sebanyak 21 orang dan 102 orang pejabat setingkat eselon III. Sri Mulyani pun meminta para pejabat yang baru ini untuk merespon situasi pandemi COVID-19 dengan cepat dan tepat.

“Seluruh jajaran Kemenkeu harus ada sense of responsibility. Rasa tanggung jawab, rasa bahwa situasi ini bukan situasi yang biasa-biasa saja. Ini situasi yang luar biasa dilihat dari sudut manapun. Tidak bekerja rutin dan seperti biasanya. Berikan pelayanan terbaik dan lakukan tanggung jawab dengan sense of responsibility,” ucap Sri Mulyani.

Berita Terkait