Sokong Outlet Pertamina Lubricants, Bank Mandiri Kucurkan Pembiayaan Berbasis Aplikasi

15 September 2021 18:31 WIB

Penulis: Muhamad Arfan Septiawan

Editor: Amirudin Zuhri

Suasana pelayanan nasabah di kantor Cabang Plaza Mandiri, Jakarta, Jum’at 29 Mei 2020. Bank Mandiri saat ini telah menerapkan serangkaian protokol untuk memulai skenario New Normal di masa pandemi COVID-19 sesuai dengan surat edaran Menteri BUMN Nomor S-336/MBU/05/2020 tentang antisipasi skenarioThe New Normal Badan Usaha Milik Negara. Protokol tersebut saat ini telah disosialisasikan melalui kanal […]

JAKARTA – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk memberikan pembiayaan berbasis aplikasi bagi outlet yang dimiliki oleh PT Pertamina Lubricants.Upaya ini ditempuh emiten berkode BMRI untuk meningkatkan kapasitas penjualan dari Pertamina Lubricants.

SEVP Micro & Consumer Finance Bank Mandiri Josephus K. Triprakoso mengatakan akses pembiayaan merupakan aspek penting dalam menggenjot kinerja perseroan. Oleh karena itu, dirinya menyebut kerja sama ini diharapkan bisa berimplikasi positif terhadap perusahaan pelat merah tersebut.

Akses permodalan ini akan menggunakan skema Outlet Financing dengan plafon yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing outlet. Pembiayaan sendiri akan diberikan kepada outlet yang telah join pada aplikasi POWER, yang merupakan akronim dari Pertamina Owner dan Mechanic Reward.

POWER sendiri adalah sebuah aplikasi berbasis android yang dapat digunakan oleh pemilik outlet dan mekanik sebagai medium untuk mendapatkan seluruh informasi program promo yang ditawarkan Pertamina Lubricants untuk mereka. 

Menurut Josephus, pihaknya sangat mendukung pengembangan bisnis jaringan mitra nasabah dengan memanfaatkan pinjaman berbasis aplikasi (digital loan).

“Kami sangat antusias dengan sinergi antar BUMN ini karena sangat strategis untuk mendukung pencapaian program digitalisasi pada sektor UMKM dan memberikan akses perbankan. Apalagi, kami melihat bahwa di masa pandemi ini, Pertamina Lubricants bertahan bahkan terus berkinerja baik melalui Business Optimization,” kata Josep dalam penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antar dua perseroan, Rabu, 15 September 2021.

Sebagai anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan peran Bank Mandiri dalam meningkatkan pemahaman digital bagi outlet melalui benefit akses permodalan via POWER. 

Salah satu faktor pendukung pemulihan perekonomian ini adalah berkembangnya digitalisasi pada sektor UMKM. Berdasarkan data dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Agustus 2021, jumlah UMKM yang telah onboarding pada ekosistem digital baru mencapai 15,3 juta (23,9%) atau naik 7,3 juta selama pandemi.

Namun, capaian ini baru separuh dari target jangka menengah yang ditetapkan Kemenkop UKM, yakni 30 juta pelaku UMKM pada 2024. Maka dari itu, Josep menilai akses pembiayaan menjadi katalis dalam memperkuat aspek keuangan pelaku UMKM.

“Menyediakan solusi perbankan digital yang handal dan simple yang menjadi bagian hidup nasabah”, maka dari itu Bank Mandiri berkomitmen untuk memberikan yang terbaik,” papar Josep.

Berita Terkait