Smartphone Huawei Terima Peningkatan Besar untuk Menantang Google App

19 Agustus 2020 11:10 WIB

Penulis: Amirudin Zuhri

Huawei

JAKARTA-Huawei Technologies telah merilis banyak perubahan pada sistem operasi EMUI 10.1 untuk smartphone dan tablet, yang menunjukkan perubahan besar dari ekosistem Google.

Berita tersebut menyusul peluncuran Huawei Mobile Services (HMS), yang telah menggantikan Google Mobile Services  (GMS) di tengah perang dagang Amerika Serikat dengan China. Perang itu telah membuat presiden Amerika Donald Trump menampar perusahaan yang berbasis di Shenzhen dan lebih dari 70 lainnya dengan pembatasan teknologi Amerika, termasuk mewajibkan lisensi untuk semikonduktor, pada Mei tahun lalu.

Pembaruan mengikuti teaser dari perusahaan China di HarmonyOS, yang akan terungkap pada Huawei Developer Conference pada bulan September dan bertujuan untuk menggantikan Windows dan Android di semua perangkat perusahaan.

Perubahan terbaru pada ekosistem Google meliputi.

Huawei Assistant

Ini sebagai pengganti Red Dot untuk Google Assistant yang memungkinkan pengguna untuk menggesek ke kanan dari layar utama untuk mengakses aplikasi, pengaturan dan file serta umpan Microsoft atau Squid News, favorit browser, aplikasi menonton saham TeleTrader serta Aplikasi video dan musik asli Huawei, di antara banyak lainnya.

Penerus Petal Search, dirilis pada akhir Juni untuk smartphone P40 Series dan sekarang merupakan fitur terintegrasi yang memungkinkan pengguna untuk langsung menginstal aplikasi yang tidak terdaftar di AppGallery.

Huawei Music

Pesaing Google Music, Apple Music dan aplikasi streaming musik seperti Spotify, Deezer and Tidal dan Amazon Unlimited, Huawei Music telah membuat kemajuan pesat sejak dirilis pada akhir Maret.

Ini menampilkan koleksi lagu yang luas dari artis populer, dan pendengar dapat memilih beberapa equalizer dan skin khusus serta mengunduh lagu untuk didengarkan secara offline dan streaming di perangkat Huawei lainnya.

AppGallery

Jawaban Huawei untuk Google Play Store dan App Store adalah AppGallery yang popularitasnya meningkat pesat setelah perangkat baru dirilis setelah Mei tahun lalu kehilangan akses ke GMS.

AppGallery perusahaan China telah melihat daftar yang terus bertambah, termasuk Adidas, JD Sports, TikTok, Snapchat, Sky News, Sunday Times, Skyscanner, Bolt, Amazon, Deezer, Telegram, Booking.com, Trainline, Tinder, dan banyak lainnya.

Sistem Pembayaran Online Curve:

Curve adalah perusahaan fintech yang berbasis di London yang bertujuan untuk kompatibilitas lintas platform dengan perangkat Android dan Apple, memungkinkan pengguna untuk membeli barang dengan near-field communication (NFC).

HERE WeGo

Kemitraan Huawei dengan Nokia’s Here Technologies telah menghasilkan pesaing langsung dengan Google dan Apple Maps. Dirilis pada 2013 sebagai Nokia Maps, kemudian beralih ke Android pada akhir 2014 dan berganti nama menjadi Here WeGo pada Juli 2016.  Aplikasi ini juga menyediakan data lalu lintas real time, lokasi belokan demi belokan dan navigasi serta layanan taksi dan Uber

Berita Terkait