Simpanan Nasabah di BPR Naik 12,4 Persen Jadi Rp139,5 Triliun Sepanjang 2021

12 April 2022 06:55 WIB

Penulis: Yosi Winosa

Editor: Fakhri Rezy

Suasana Kantor LPS (TrenAsia)

JAKARTA -Simpanan debitur di Bank perkreditan Rakyat/ Syariah (BPR/BPRS) mencapai Rp139,5 triliun, naik 12,4% Year on year (YoY) dibanding posisi 31 Desember 2020. Sementara total rekening simpanan BPR mencapai 13.870.846 rekening, turun 0,7% YoY. 

Berdasarkan data distribusi simpanan BPR/S semester II-2021 yang dirilis Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), tercatat nominal simpanan terbesar terdapat pada tiering simpanan hingga Rp100 juta sebesar Rp42,7 triliun atau 30,6% total simpanan. Sejalan dengan nominal simpanan, jumlah rekening terbesar juga terdapat pada tiering simpanan hingga Rp100 juta sebanyak 13.631.527 rekening atau 98,3% total rekening. 

“Tiering nominal lebih dari Rp5 miliar sebesar Rp5,4 triliun atau 3,9% total simpanan dengan jumlah rekening 531 rekening,” tulis laporan LPS seperti dikutip Senin, 11 April 2022.

Ditambahkan, dari sisi jenis simpanan, simpanan dengan nominal terbesar terdapat pada deposito sebesar Rp99 triliun atau 71% total simpanan. Sedangkan jumlah rekening simpanan terbanyak terdapat pada tabungan sebesar 13.170.098 rekening atau 94,9% total rekening. 

Dari sisi kepemilikan simpanan, simpanan dengan nominal terbesar berasal dari Dana Pihak Ketiga sebesar Rp128,5 triliun atau 92,1% total simpanan. Sejalan dengan nominal simpanan, jumlah rekening simpanan terbanyak juga berasal dari Dana Pihak Ketiga sebesar 13.850.320 rekening atau 99,9% total rekening. 

Adapun dari sisi prinsip usaha, simpanan dengan nominal terbesar terdapat pada BPR konvensional sebesar Rp125,8 triliun atau 90,2% total simpanan. Sejalan dengan nominal simpanan, jumlah rekening simpanan terbanyak juga terdapat pada BPR konvensional sebesar 11.905.760 rekening atau 85,8% total rekening. 

“Berdasarkan lokasi kantor pusat Bank, total nominal simpanan terbesar terdapat pada provinsi Jawa Tengah sebesar Rp35,2 triliun atau 25,2% total simpanan. Sejalan dengan nominal simpanan, jumlah rekening terbanyak juga terdapat pada provinsi Jawa Tengah sebesar Rp3.966.790 rekening atau 28,6% total rekening,” tulis LPS.

Sekedar informasi, Jumlah BPR peserta penjaminan mencapai 1.632 bank per 31 Desember 2021, yang terdiri dari 1.468 BPR konvensional dan 164 BPR syariah. 

Penjaminan simpanan LPS mencakup 13.867.663 rekening atau sebesar 99,98% total rekening dijamin penuh, sedangkan 3.183 rekening atau sebesar 0,02% total rekening dijamin sebagian sampai dengan Rp2 miliar

Berita Terkait