Siapkan Investasi Senilai Rp106,5 Triliun, DP World Incar Pelabuhan Belawan?

01 November 2021 23:02 WIB

Penulis: Aprilia Ciptaning

Editor: Amirudin Zuhri

Pembangunan Pelabuhan di Gresik

JAKARTA - Indonesia Investment Authority (INA) menjalin kerja sama dengan Dubai Ports World (DP World) senilai US$7,5 miliar atau setara Rp106,5 triliun (kurs Rp14.200) untuk infrastruktur logistik di sektor pelabuhan.

Chief Executive Officer (CEO) INA Ridha Wirakusumah menyebut, kemitraan ini sejalan dengan misi INA untuk mengoptimalkan investasi di infrastruktur dan sumber daya alam di Indonesia.

“Dalam berinvestasi, INA berfokus pada sektor utama, seperti bandara, pelabuhan, jalan tol, kawasan industri, infrastruktur digital, layanan kesehatan, dan energi terbarukan,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Senin, 1 November 2021.

Nantinya, DP World dan INA akan membentuk konsorsium dan tim kerja untuk menjajaki investasi infrastruktur logistik di Indonesia, termasuk investasi di daerah pedalaman, terminal darat, taman kargo, sistem jaringan pengumpan, transportasi darat, dan kawasan industri.

Di samping itu, keduanya juga akan menjajaki kerja sama dengan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo). Berdasarkan informasi yang diperoleh TrenAsia, sebagai awalan investasi ini akan ditujukan untuk pengembangan Pelabuhan Belawan di Sumatra Utara.

Ridha bilang, posisi Indonesia dalam kemampuan lalu lintas peti kemas berada di antara 15 negara teratas. Menurutnya, tingkat peti kemas di Indonesia akan meningkat mengingat konsumsi dan produksi dalam negeri juga terus tumbuh.

Senada, Ketua dan CEO DP World Group H. E. Sultan Ahmed Bin Sulayem juga optimistis akan potensi besar Indonesia, termasuk proyek pemerintah untuk meningkatkan fasilitas pelabuhan.

“Adanya kemitraan tersebut dapat mendukung visi untuk memodernisasi infrastruktur maritim Indonesia,” ujarnya.

Sebagai informasi, DP World yang merupakan perusahaan logistik multinasional dari Dubai, Uni Emirat Arab ini memiliki jaringan operasi pelabuhan di 60 negara.

Sebelumnya, ia juga pernah menjalin kerja sama dengan PT Pelindo III (Persero) terkait pengembangan Terminal Peti Kemas Surabaya (TPS).

Kemudian, pada Maret 2021 DP World bersama Maspion Group juga mengerjakan proyek pelabuhan peti kemas di Gresik, Jawa Timur. Dengan investasi mencapai US$1,2 miliar atau setara Rp17 triliun (kurs Rp14.200 per dolar AS), proyek ini ditargetkan rampung pada tahun depan.

Kapasitas Pelabuhan tersebut nantinya dapat menampung hingga tiga juta twenty-foot equivalent units (TEUs). Di samping itu, pada area terminal peti kemas juga akan dikembangkan kawasan industri seluas 110 hektare (Ha).

 

 

Berita Terkait