Setelah Vaksin, Driver Ojek Online Semakin Aman dan Tenang Bekerja

03 Mei 2021 16:20 WIB

Penulis: Reky Arfal

Co-Founder & Co-CEO Gojek Kevin Aluwi meninjau oemberian vaksin untuk mitra driver pada vaksinasasi untuk mitra driver Gojek di Kemayoran, Jakarta, Kamis, 29 April 2021. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

JAKARTA – Inisiatif Gojek untuk memfasilitasi vaksinasi COVID-19 bagi para mitra pengemudinya mendapat apresiasi dari komunitas mitra pengemudi penyedia tranportasi berbasis aplikasi tersebut.

Dengan mendapatkan vaksinasi, mitra pengemudi merasa semakin aman dan tenang saat bekerja.

Salah satu mitra pengemudi Gojek sekaligus Pendiri PDGI (Persatuan Driver Gojek Indonesia) Jefry Supriyadi mengatakan dirinya sangat bersyukur dapat memperoleh fasilitas vaksinasi tersebut.

“Kami khususnya mitra pengemudi Gojek sangat mengapresiasi tindakan yang dilakukan Gojek yang bekerja sama dengan Halodoc dan Pemerintah DKI Jakarta sehingga kami termasuk kategori penyedia layanan di garda depan yang mendapat vaksinasi tersebut. Terima kasih Pemerintah, Halodoc dan Gojek Indonesia,” ujarnya saat dihubungi Minggu malam, 2 Mei 2021.

Selain itu, Jefry mengakui tidak ada efek samping yang dirasakan setelah memperoleh vaksinasi COVID-19 tersebut. Dia hanya merasa sedikti pegal di bagian yang disuntik dan itu sifatnya sementara saja.

“Alhamdulillah setelah disuntik vaksin, jujur tidak ada efek samping yang saya rasakan. Saya merasa tidak ada rasa cemas, dan sebaliknya merasa aman dan nyaman selama bekerja. Selain itu prosesnya juga cepat,” lanjutnya.

Meski begitu, karena ini adalah vaksin pertama buat dia, Jefry mengatakan dirinya tetap akan selalu mematuhi protokol kesehatan, di lingkungan kerja maupun setelah pulang kerja.

Hal ini penting dilakukan agar rasa tenang tidak hanya dirasakan saat bekerja, tapi saat berkumpul dengan keluarganya.

Pada kesempatan berbeda, mitra pengemudi Gojek lainnya, Nilawaty, mengaku sangat senang dengan tingginya kesadaran yang ditunjukkan pihak Gojek untuk melindungi mitranya dari potensi risiko COVID-19.

Dia mengatakan Gojek selalu memiliki inisiatif terdepan dalam penyediaan perlindungan kesehatan dan keamanan bagi mitra pengemudi GoRide maupun GoCar, terutama selama pandemi ini.

Pandemi, kata Nila, sudah berlangsung setahun, dan selama itu, Gojek sudah berinisiatif dengan menyediakan lokasi untuk cek suhu dan penyemprotan disinfektan bagi kendaraan mitra GoRide dan GoCar.

“Selain itu, juga Gojek selalu membagikan masker, pelindung kepala, sekat pelindung, untuk kendaraan roda dua maupun roda empat, hand sanitizer dan sebagainya. Perhatian Gojek itu saja sudah membuat kami senang, apalagi sampai mendapat vaksin. Ini bukti Gojek punya kesadaran tinggi untuk menjaga mitranya dari risiko terpapar COVID-19,” terang Nilawaty yang tergabung dalam komunitas Srikandi Merah Putih.

Selain itu, lanjut Nilawaty yang lebih sering melayani pesan-antar makanan itu, dirinya bersedia mengikuti vaksinasi karena kesadaran pribadi akan pentingnya menjaga dirinya disebabkan pekerjaannya yang berhubungan dengan banyak orang.

“Kita tidak pernah tahu dengan siapa kita berhubungan. Meskipun dalam penyediaan layanan pesan-antar, konsumen sudah memahami bagaimana protokol kesehatan dalam menerima pesanan dengan menyediakan meja atau keranjang, tapi masih ada yang menerima langsung sendiri,” tukasnya.

Kemudian mengingat pentingnya vaksinasi ini, baik Jefry maupun Nilawaty, berharap kegiatan vaksinasi ini dapat dirasakan oleh mitra Gojek di daerah-daerah lainnya.

“Harapan saya, tidak hanya mitra pengemudi di DKI Jakarta, vaksinasi ini juga segera dilakukan secara meluas di seluruh Indonesia bagi pengemudi ojol dan driver-driver transportasi publik lainnya di Indonesia. Jadi jangan takut divaksin, saya ini mitra driver Gojek yang sudah divaksin dan saya kini merasa aman dan tenang,” tandas Jefry.

Sejak 29 April 2021, bekerja sama dengan Halodoc dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Gojek melakukan vaksinasi Covid-19 yang menyasar puluhan ribu mitra driver di Jakarta.

Pelaksanaan layanan vaksinasi secara drive thru itu dilakukan di layanan vaksinasi yang berlokasi di Kemayoran Jakarta Pusat dan WestOne City Cengkareng Jakarta Barat.

Gojek dalam hal ini menargetkan pemberian vaksin bagi mitra pengemudinya sampai 1.500 dosis vaksin per hari. (RCS)

Berita Terkait