Setelah Labanya Anjlok 42,8 persen di Q3, Danamon Angkat Komisaris Baru

November 26, 2020, 11:23 PM UTC

Penulis: Anov

Gedung Bank Danamon. / Danamon.co.id

JAKARTA – Untuk menghadapi tantangan perbankan yang makin berat, PT Bank Danamon Tbk (BDMN) mengambil keputusan strategis; mengangkat komisaris independen baru. Tugas utamanya memperkuat pengawasan dan tata kelola perusahaan.

Direktur Utama Bank Danamon Yasushi Itagaki mengatakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) perseroan Kamis (26/11) mengangkat Hedy Maria Helena sebagai komisaris independen.

“Dengan pengalaman yang sudah teruji di sektor keuangan, kami yakin ke depan bisa memberi nilai tambah bagi pemangku kepentingan dan kepada masyarakat,” kata Itagaki, Kamis (26/11) melalui keterangan tertulis.

Hedy disebut memiliki karir panjang di industri keuangan. Mengawali kiprahnya saat magang di Union Bank, Los Angeles tahun 1985, setahun kemudian ia bekerja sebagai credit officer di Bank of Trade, San Fransisco, AS sampai 1988. Selanjutnya Hedy mengejar karirnya sebagai bankir di Indonesia.

Alumnus program studi manajemen Universitas Katolik Parahyangan Bandung ini pernah jadi bankir di Standard Chartered Bank, American Express Travel Related Services, ING Indonesia Bank, dan American Express Bank.

Hedy juga pernah berlabuh di PT Bank Internasional Indonesia, PT AIG LIFE, Amiga Mahamaitra, ABNAMRO, PT Bank Barclays Indonesia, PT Bank DBS Indonesia, dan PT CIMB Niaga – Indonesia.

Masuknya Hedy terjadi ditengah kinerja bank Danamon yang sedang menurun. Laporan keuangan perseroan menyebutkan, sampai kuartal III 2020, laba bersih bank ini turun 42,8 persen menjadi Rp 1,48 triliun dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp 2,59 triliun.

Ada beberapa faktor yang membuat peruntungan Danamon mengempis. Pertama, pendapatan bunga turun dari Rp 16,11 triliun di kuartal III 2019 menjadi Rp 15,76 triliun per 30 September 2020. Kedua, pendapatan provisi dan komisi dari transaksi lainnya selain kredit kempis jadi Rp 868,92 miliar daripada Rp 1,06 triliun pada kuartal III 2019.

Ketiga, dan ini pemicu penurunan laba terbesar, berasal dari beban operasional lainnya yang bengkak dari Rp 7,94 triliun jadi Rp 9,71 triliun. Melonjaknya beban di pos ini pada kuartal III 2020 salah satunya akibat kerugian penurunan nilai sebesar Rp 4,16 triliun dari sebelumnya Rp 2,80 triliun (year on year).(SKO)

Berikut susunan terbaru Dewan Komisaris Bank Danamon:

Komisaris Utama: Takayoshi Futae
Wakil Komisaris Utama/Independen: J.B. Kristiadi Pudjosukanto
Komisaris Independen: Made Sukada
Komisaris Independen: Peter Benyamin Stok
Komisaris: Masamichi Yasuda
Komisaris: Noriaki Goto
Komisaris: Hedy Maria Helena
Komisaris: Masamichi Yasuda*