Sering Bokek, Ini Kesalahan Pengelolaan Keuangan yang Kerap Dilakukan Mahasiswa

21 Agustus 2021 12:18 WIB

Penulis: Justina Nur Landhiani

Editor: Rizky C. Septania

Inilah Kesalahan Pengelolaan Keuangan yang Kerap Dilakukan Mahasiswa

JAKARTA - Seorang mahasiswa biasanya kerap mengalami masalah keuangan. Salah satu penyebabnya adalah karena tidak bisa mengelola keuangan mereka.

Sebagai seseorang yang baru saja jauh dari orangtua, tentu hal ini menjadi tantangan tersendiri. Oleh karena itu, bagi Anda yang kini masih menjadi mahasiswa, ikuti tips berikut ini agar Anda bisa mengelola keuangan dengan baik.

1. Menggunakan Kartu Kredit

Kartu kredit memang merupakan cara pembayaran yang nyaman dan menyenangkan. Akan tetapi, penggunaan kartu kredit akan menimbulkan potensi menumpuknya utang.

Banyak kartu kredit yang memiliki suku bunga tinggi, sehingga hal tersebut akan memungkinkan Anda untuk menghabiskan lebih banyak uang daripada yang mereka miliki. Jika Anda terbiasa hanya membayar pembayaran minimum setiap bulan, Anda bisa terjebak mencoba melunasi kartu yang lama setelah hari kelulusan.

2. Tidak Membuat Anggaran

Masuk dalam dunia perkuliahan merupakan salah satu waktu terbaik untuk membiasakan diri dengan membuat anggaran. Meskipun sekarang Anda mungkin memiliki tanggung jawab keuangan yang lebih sedikit, kebiasaan yang Anda buat saat ini dapat melekat pada Anda selama bertahun-tahun yang akan datang.

Sebagai mahasiswa, Anda mungkin hanya memiliki penghasilan terbatas atau sporadis. Jika Anda tidak melacak pengeluaran Anda dengan hati-hati, mudah membuang-buang uang untuk hal-hal yang tidak Anda butuhkan.

3. Menyalahgunakan Uang Pinjaman Mahasiswa

Biaya kuliah pada umumnya akan naik secara dramatis dalam beberapa tahun terakhir, jadi mungkin sulit jika orangtua Anda tidak memberikan dukungan keuangan. Beberapa perguruan tinggi terkadang memberikan pinjaman mahasiswa yang bisa digunakan oleh mahasiswa yang membutuhkan.

Kadang-kadang, banyak mahasiswa yang menggunakan sebagian dari uang pinjaman tersebut untuk membeli barang-barang yang tidak penting untuk perkuliahan, misalnya untuk liburan.

Oleh karena itu, gunakan uang pinjaman mahasiswa untuk biaya hidup dan perkuliahan. Pertimbangkan juga untuk mengirim kelebihan uang pinjaman tersebut sebagai uang muka saat melunasi pinjaman.

4. Memilih Perguruan Tinggi yang Terlalu Mahal

Banyak orang ingin menempuh pendidikan di kampus bergengsi. Akan tetapi, kampus bergengsi biasanya menuntut biaya pendidikan yang mahal. Anda bisa mencoba memilih universitas negeri yang lebih murah, dan mencoba mencari beasiswa agar bisa mendapatkan tambahan dukungan keuangan untuk biaya pendidikan.

Berita Terkait