Seminggu, Amazon Naikkan Gaji Dua Kali

Seattle—Berlaku sejak Sabtu 21 Maret 2020 , Amazon.com Inc (Amazon), menaikkan besaran upah lembur untuk para mitra dan pegawainya yang bekerja di bagian gudang.

Kebijakan ini menyusul permintaan konsumen yang semakin meningkat. Diketahui, peningkatan permintaan tersebut lantaran konsumen terjebak di kediamannya selama pandemi COVID-19 berlangsung.

“Kami paham, beberapa minggu terakhir ini waktu yang sangat menantang. Kami ingin terus mendukung kalian, di mana banyak yang tidak menyediakan layanan yang kalian andalkan.” kata Amazon kepada pegawainya dalam pengumuman internal pada Sabtu, 21 Maret 2020 sebagaimana dilansir dari Reuters.

Kenaikkan upah ini merupakan kali kedua yang dilakukan raksasa e-commerce itu dalam seminggu. Sebelumnya, pada Senin lalu, perusahaan yang didirikan Jeff Bezos menaikkan tarif per jam untuk mitra bisnisnya sebesar US$17, sedangkan upah bagi para pegawai bagian gudang mengalami kenaikkan sebesar US$15 per jam. Amazon juga merencanakan bakal menambah sejumlah 100.000 pekerja di bagian gudang dan pengiriman.

Hal senada juga datang dari anggota parlemen di Amerika Serikat. Pihaknya telah mendesak para pemilik perusahaan untuk melakukan upaya yang lebih baik demi melindungi para pekerjanya. Upaya semacam itu terutama diberikan untuk para pegawai yang bekerja di bagian-bagian strategis dan memungkinkan mendapatkan kemewahan work from home alias bekerja dari rumah.

Dijelaskan pula bahwa para pegawai tersebut sudah menanggung risiko keselamatan mereka. Pertaruhan itu dipilih demi memenuhi segala kebutuhan yang diperlukan penduduk di Amerika Serikat untuk bertahan hidup sepanjang tinggal di dalam rumah.

Tags:
AmazonCorona VirusCovid-19
%d blogger menyukai ini: