Semen Baturaja Pede Pembangunan IKN Kerek Kinerja Industri Semen

13 September 2022 18:15 WIB

Penulis: Feby Dwi Andrian

Editor: Ananda Astri Dianka

IKN Nusantara (https://www.trenasia.com/tag/pt-semen-baturaja-persero-tbk)

JAKARTA - PT Semen Baturaja (Persero) Tbk meyakini bahwa prospek pembangunan Ibu Kota Negara (Nusantara) akan berdampak positif pada industri semen dalam negeri.

Menurut Direktur Utama Semen Baturaja, Daconi dengan adanya pembangunan IKN dan pertumbuhan infrastruktur baru, hal tersebut akan meningkatkan demand secara nasional.

"Dengan adanya peningkatan demand di wilayah Kalimantan, para pemain di industri semen akan men-supply kesana dan tentu kami akan lebih banyak berkontribusi untuk memenuhi permintaan para konsumen di wilayah Sumbagsel (Sumatera bagian selatan)," ujar Daconi dalam pemaparan pada acara Public Expose secara daring pada Selasa, 13 September 2022.

Ia menambahkan bahwa dengan pasar utama Semen Baturaja yang berada di Sumbagsel (Sumatera bagian selatan), hal tersebut tentu akan mengakibatkan peningkatan volume supply.

Hal tersebut diakibatkan karena banyak industri yang akan memenuhi permintaan untuk wilayah Ibu Kota Negara (IKN).

Sementara itu menurut, Direktur Pemasaran, PT Semen Baturaja (Persero) Tbk, Mukhamad Saifudin, saat ini industri semen mengalami tekanan dari sisi inbound atau ada kenaikan cost. Baik dari sisi raw material maupun bahan bakar.

Dengan adanya kenaikan tersebut, kebijakan yang diambil oleh perusahaan adalah mengoptimalkan, wilayah-wilayah dengan margin yang lebih tinggi.

"Untuk wilayah dengan lokasi yang jauh, tentu kami akan berhitung kembali biaya logistiknya, namun kami tetap membuka dengan memanfaatkan leverage network kita dan dari sisi supply akan bekerja sama dengan mitra atau expenditure secara business to business," ucap Saifudin.

Sebelumnya Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, Donny Arsal, mengatakan pembangunan IKN diperkirakan membutukan demand 21 juta ton semen.

Donny juga menambahkan bahwa prospek lainnya yang berasal dari alokasi anggaran pembangunan infrastruktur masih cukup signifikan. 

Berita Terkait