Selama Dua Pekan, Pemegang Saham FKS Multi Agro (FISH) Cuan 137,66 Persen

13 Agustus 2021 13:36 WIB

Penulis: Drean Muhyil Ihsan

Editor: Laila Ramdhini

Awak Media beraktivitas dengan latar belakang pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jum’at, 17 Juli 2020. Indeks harga saham gabungan (IHSG) mencatat koreksi 0,21 persen di akhir sesi pertama perdagangan Jumat 17 Juli 2020. Kekhawatiran terkait gelombang kedua penyebaran virus corona (Covid-19) dan aksi ambil untuk atau profit taking dinilai menjadi penyebab koreksi indeks. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

JAKARTA – PT FKS Multi Agro Tbk (FISH) cukup mencuri perhatian pelaku pasar dalam beberapa pekan terakhir. Pasalnya, saham emiten yang bergerak pada sektor perikanan ini telah melonjak tajam selama dua pekan perdagangan. 

Melansir data RTI Business, saham FISH telah melonjak 137,66% selama dua pekan terakhir atau 9 hari Bursa. Saat ini, saham FISH berada pada level harga Rp14.050 per lembar pada perdagangan Jumat, 13 Agustus 2021.

Kenaikan harga FISH dimulai pada Senin, 2 Agustus 2021 sebesar 11,25% setelah cukup lama berada pada posisi stagnan. Pada saat itu, harga sahamnya masih berada pada level Rp4.450 per lembar.

Sementara, pada 3 – 4 Agustus 2021, harga saham FISH meningkat masing-masing 1,35% dan 0,67% per hari. Lalu, mulai 5 – 13 Agustus 2021, saham FISH melonjak tajam tiap harinya hingga menyentuh auto reject atas (ARA). 

Bahkan, saham FISH melesat 251,25% dalam jangka waktu satu bulan perdagangan terakhir. Selama tahun berjalan (year-to-date/ytd), saham FISH meroket 436,26%. Selama satu tahun terakhir, peningkatannya sebesar 376,27%.

Adapun susunan pemegang saham perseroan yakni PT FKS Corporindo Indonesia dengan porsi saham sebanyak 79,06%. Perusahaan yang dulunya bernama PT Era Investama Cemerlang ini merupakan pemegang saham pengendali FISH.

Selanjut, PT Caturkartika Perdana tercatat mengempit sekitar 10,42% saham FISH. Sisanya, 10,53% porsi kepemilikan saham FKS Multi Agro tersebar di masyarakat. 

Berita Terkait