Selain Indonesia, Ini Negara yang Lolos dari Jurang Resesi

09 Agustus 2022 07:02 WIB

Penulis: Rizky C. Septania

Editor: Fakhri Rezy

Tren Istilah Ekonomi: Apa Itu Resesi (Freepik.com/starline)

JAKARTA - Ekonomi Indonesia tumbuh positif pada kuartal II-2022. Berdasarkan data BPS, pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal ini mencapai 3,75 persen.

Secara tahunan, ekonomi Indonesia tumbuh 5,44 persen. Dengan Angka tersebut, Indonesia dinyatakan sebagai negara yang berhasil menjauh dari ancaman resesi setelah adanya pandemi COVID-19 disusul konflik Ukraina-Rusia.

Selain Indonesia, sejumlah negara lain yang berhasil lolos dari jeratan Resesi. Berikut daftarnya.

1. Singapura

Beberapa waktu lalu, SIngapura menaikkan suku bunga hingga 75 basis poin untuk menghindari inflasi dan resesi. Tampaknya hal tersebut menuai hasil. Sebab, kuartal ini Ekonomi Singapura berhasil tumbuh 4,8 persen.

Pertumbuhan Negeri Singa kali ini lebih tinggi dari kuartal sebelumnya yang hanya membukukan pertumbuhan hanya 4 persen.

2. Thailand

Negara ASEAN Lainnya, Thailand berhasil menjadi salah satu negara yang lolos dari resesi. Tahun ini Ekonomi Thailand tumbuh 2,2 persen pada kuartal pertama tahun ini.

Pertumbuhan ini ditopang oleh ekspor dan pelonggaran aktivitas masyarakat seiring meredanya kasus COVID-19 di negara itu.

3. Vietnam

Badai tembok yang tak runtuh meski diterjang badai, Ekonomi Vietnam terus tumbuh sejak pandemi. Pada Kuartal-II/2022, ekonomi Vietnam tumbuh di level 7,72 persen.

Pertumbuhan ini lebih tinggi dibandi kuartal sebelumnya yang tumbuh kisaran 5,05 persen. Tak hanya itu, pertumbuhan ekonomi vietnam kali ini merupakan yang terkuata sejak 2011.

Vietnam pun didapuk ebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi palong besar di ASEAN dan dunia. Menurut BPS Vietnam, mantapnya pertumbuhan negara tersebut terjadi lantaran Vietnam kini menjadi pusat manufaktur global.

4. China

Meski pertumbuhan ekonomi anjlok dibanding kuartal sebelumnya, China rupanya masih jadi negara yang bebas resesi. Kuartal ini, ekonomi China tumbuh 0,4 persen.

Masih menjadi pertanyaan apakah ke depannya ekonomi China masih bisa terus tumbuh positif dalam beberapa kuartal ke depan. Pasalnya, mereka masih menerapkan pembatasan kegiatan masyarakat yang cukup ketat akibat melonjaknya kasus COVID-19 di negara itu.

Karena masalah itu, Kantor Biro Statistik Nasional China (NBS) memperkirakan ekonomi China akan tumbuh di bawah target pemerintah pada tahun ini yang 5,5 persen.

 

Berita Terkait