Satelit Mata-Mata Rusia Berkobar-Kobar di Langit

21 Oktober 2021 21:11 WIB

Penulis: Amirudin Zuhri

Satelit mata-mata Rusia yang terbakar di langit (Twitter Chris Johnson)

MIDWEST-Sebuah satelit mata-mata Rusia yang gagal jatuh kembali ke Bumi pada Rabu 20 Oktober 2021 dalam kondisi terbakar hingga memunculkan bola api yang terlihat oleh banyak pengamat di Midwest Amerika.

American Meteor Society (AMS) sejauh ini telah menerima lebih dari 80 laporan tentang bola ap tersebut dari berbagai wilayah,

Kosmos-2551 adalah satelit pengintai Rusia yang diluncurkan pada 9 September tetapi gagal tidak lama kemudian. Wahana ruang angkasa itu tidak bisa menyesuaikan orbitnya sekali pun sejak lepas landas. Kosmos-2551 diperkirakan akan memasuki kembali atmosfer Bumi pada hari berikutnya,  sebuah perkiraan yang ternyata meleset.

Kosmos-2551 yang jatuh dan terbakar sepertinya tidak mengancam siapa pun di drat. Satelit itu diperkirakan hanya sekitar 500 kg dan tidak ada puing yang diperkirakan mencapai tanah," kata astronom dan pelacak satelit Jonathan McDowell yang berbasis di Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics  melalui Twitter.

Bola api sampah luar angkasa, meski seringkali spektakuler, sebenarnya bukan hal yang terlalu langka. Tahun lalu, misalnya, tahap ketiga roket Soyuz yang masuk kembali ke atmosfer menyebabkan pemandangan terang di beberapa bagian Australia selama peluncuran satelit militer Rusia.

Insiden seperti itu menjadi lebih umum karena umat manusia meluncurkan lebih banyak satelit ke orbit. Ledakan jumlah satelit ini mengkhawatirkan banyak ahli yang menekankan bahwa tindakan diperlukan untuk memastikan masalah sampah antariksa tidak lepas kendali.

Berita Terkait