Sari Roti Buyback 375 Juta Lembar Saham, Siapa Pembelinya?

JAKARTA – PT Nippon Indosari Corporindo Tbk. (ROTI) milik Grup Salim telah melakukan pembelian kembali (buyback) saham sebanyak 375.033.700 lembar. Pembelian dilakukan dalam dua tahap; 21 Juli 2018 dan 11 Juni 2020.

Tidak diketahui berapa nilai pembelian saham tersebut. Namun, berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 12 Maret lalu, harga saham maksimum dipatok Rp1.500 per lembar. Saat itu, produsen merek Sari Roti ini mengumumkan bahwa pihaknya akan melakukan buyback saham sebanyak 7 juta lembar.

Sebab itu, jika mengacu pada harga maksimal yang ditetapkan tersebut, maka nilai buyback saham ROTI ditaksir mencapai Rp562,55 miliar. Ini termasuk harga premium, mengingat pada penutupan perdagangan Senin 21 September lalu masih berada di level Rp1.225 per lembar.

“Waktu pelaksanaan pengalihan saham hasil pengembalian kembali akan dilakukan paling cepat 14 hari kalender terhitung sejak tanggal keterbukaan informasi ini,” tulis Manajemen ROTI dalam keterbukaan informasi BEI, dikutip Selasa 22 September 2020.

Surat itu menjelaskan, alasan pembelian saham bertujuan untuk menstabilkan harga saham perseroan dalam kondisi pasar yang cenderung fluktuatif. Selain itu, juga untuk memberikan fleksibiltas bagi perusahaan mengelola modal dalam jangka panjang.

Adapun, pembeli hasil pembelian kembali saham ini adalah Lief Holdings Pte. Ltd dan pihak afiliasinya. Disebutkan manajemen, Lief Holdings sendiri merupakan perusahaan yang sebagian sahamnya dimiliki Bonlight Investment Limited. Perusahaan tersebut diketahui masih merupakan pemegang saham mayoritas ROTI dengan total kepemilikan 20,79%.

Tags:
Bursa efekBuyback sahamGrup SalimHeadlinesari roti
Fajar Yusuf Rasdianto

Fajar Yusuf Rasdianto

Lihat Semua Artikel ›

%d blogger menyukai ini: