Sandiaga Yakin Desa Wisata Bisa Jadi Pemenang di Masa Pandemi

April 03, 2021, 11:29 AM UTC

Penulis: Reza Pahlevi

Sandiaga Uno dalam kunjungannya di Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. (dok. Kemenparekraf)

JAKARTA – Dalam kunjungannya ke Desa Wisata Lerep, Kabupaten Semarang, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno optimistis desa wisata akan jadi pandemic winner dengan perubahan tren wisata pascapandemi.

Desa wisata sudah kita tetapkan sebagai program unggulan di tengah pandemi sebagai program yang membangkitkan semangat dalam kebangkitan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, langsung menyentuh ekonomi masyarakat,” ujar Sandiaga dalam keterangan tertulis, dikutip Sabtu, 3 April 2021.

Sandiaga juga mengatakan pariwisata pascapandemi akan lebih mengutamakan empat hal, yaitu personalize, customize, localize, dan smaller in size. Personalize berarti wisatawan akan lebih memilih jenis pariwisata pribadi atau hanya dalam lingkup keluarga.

Customize berarti pelancong akan berwisata dengan pilihan minat khusus seperti wisata berbasis alam. Sementara itu, localize berarti wisatawan lebih memilih destinasi yang jaraknya tidak terlalu jauh.

Terakhir, smaller in size adalah lokasi pariwisata yang jumlah pengunjungnya tidak terlalu besar. Menurut Sandiaga, keempat hal ini cocok dan dapat diterapkan untuk desa wisata.

Desa Lerep dianggap dapat menjadi contoh dalam pengembangan konsep tersebut ke depan. Desa wisata yang berada di Kecamatan Ungaran Barat ini sendiri telah tersertifikasi sebagai desa wisata berkelanjutan oleh Kemenparekraf/Baparekraf.

“Salah satu daya tarik unggulan dari desa wisata ini adalah pasar kuliner zaman dulu atau “jadul” yang menghadirkan makanan khas lokal. Selain itu juga tradisi tahunan seperti Iriban yang selalu menyedot minat wisatawan,” tambah Sandiaga.