Sandi Uno Janji Setor ke Negara Rp24,22 Triliun Tahun Depan

28 September 2021 22:07 WIB

Penulis: Daniel Deha

Editor: Rizky C. Septania

Menparekraf Sandiaga Uno harap Desa Wisata Sungai Batang di Sumbar ungkit ekonomi lokal. (Kemenparekraf)

JAKARTA -- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno atau Sandi Uno menargetkan meraup devisa US$1,7 miliar atau setara Rp24,22 triliun dari sektor pariwisata tahun depan.

Target ini meningkat 261% dibandingkan proyeksi tahun ini sebesar US$470 juta yang berasal dari 3,6 juta wisata mancanegara.

"Ini sudah dibahas dan disetujui untuk capaian di 2022 adalah nilai devisa pariwisata yang perlahan merangkak naik," ujar Sandi alam Rakornas Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Senin, 27 September 2021.

Dia berharap pemulihan terus berlangsung hingga tahun depan sehingga bisa kembali mengaktivasi kegiatan pariwisata.

Dengan pemulihan ekonomi, dia mengklaim bahwa kontribusi produk domestik (PDB) pariwisata diharapkan bisa mencapai 4,3% dan menambah jumlah tenaga kerja menjadi 14,7 juta orang dari tahun ini 14,3 juta orang.

Di sisi lain, Sandi menargetkan nilai ekspor produktif dari sektor ekonomi kreatif tahun ini ditargetkan sebesar Rp15,95 triliun dan Rp 16,83 triliun di tahun depan.

"Nilai ekspor produk ekonomi kreatif naik menuju US$20 miliar dolar," katanya.

Sandi juga berharap bisa mencapai target dengan kunjungan turis asing 1,5 juta orang di tahun ini. Tahun depan terus meningkat menjadi 1,8 juta sampai 3,6 juta orang.

"Jumlah wisman mudah-mudahan kita bisa berikan signal confident sehingga bulan selanjutnya mudah-mudahan Bali bisa dibuka," papar Sandi.

Sandi mengatakan, pihaknya juga telah meningkatkan jumlah daerah wisata yang menerapkan protokol kesehatan yang berbasis Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan) atau disingkat CHSE.

Seiring pembukaan kembali pariwisata, dia juga ingin 50 destinasi wisata dalam program Desa Wisata akan memantik kebangkitan pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Di masa pemuliahan ini, kita juga membuka kelangsungan usaha dan kembali meningkatkan lapangan kerja seluas-luasnya untuk masyarakat Indonesia pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif," katanya.

Sandiaga juga berharap lewat pembukaan pariwisata, tenaga kerja pariwisata bisa kembali tumbuh. Demikian juga dengan ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Kita bisa memberikan sinyal confidence, di bulan selanjutnya mudah-mudahan Bali bisa dibuka dan kembali menggerakkan wisatawan nusantara yang menjadi andalan kita. Sehingga total 34 juta ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif bisa kita capai," ungkap mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Berita Terkait