Samuel Sekuritas Prediksi IHSG Berpontensi Rebound Menuju Level Psikologis 6.000

20 Agustus 2021 06:04 WIB

Penulis: Drean Muhyil Ihsan

Editor: Sukirno

Karyawan melintas dengan latar layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Selasa, 27 Juli 2021. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia (trenasia.com)

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menguat pada perdagangan Jumat, 20 Agustus 2021. Sejumlah sentimen dari dalam dan luar negeri turut mengiringi pergerakan indeks pada akhir pekan ini.

Kepala Riset Samuel Sekuritas, Suria Dharma mengatakan bahwa IHSG berpeluang mengalami teknikal rebound setelah mengalami penurunan tajam pada perdagangan kemarin. Ia memperkirakan IHSG bergerak pada rentang support resistance 5.950 – 6.100. 

“Para pelaku pasar juga mesti hati-hati dan melihat pasar regional seperti apa. Kalau pun terkoreksi, harapannya tidak terlalu besar jika saham-saham big caps perbankan dapat bertahan,” ujarnya dalam diskusi SahamCuan yang disiarkan langsung di Instagram @omfinchannel, Kamis, 19 Agustus 2021.

Menurutnya, kekhawatiran para pelaku pasar atas Tapering Off The Fed akan memengaruhi perdagangan hari ini. Di sisi lain, Dharma berpendapat bahwa kondisi tenaga kerja di Amerika Serikat (AS) belum terlalu baik untuk membuat pemerintahnya memberikan bantuan.

Di samping itu, lanjut dia, indeks dolar AS yang terus menguat akan menjadi sentimen tersendiri untuk pasar modal Indonesia. Kendati begitu, nilai tukar rupiah masih terpantau cukup stabil ketika indeks dolar AS menguat beberapa waktu terakhir.

Sementara itu menurut dia, saham BUKA sudah layak dikoleksi pada perdagangan hari ini, dengan harapan penguatan pada saham-saham digital jika saham emiten e-commerce tersebut dapat menguat. Ditambah, saham-saham blue chip perbankan seperti BBRI, AGRO, BRIS, BBNI, BBTN juga layak disimak pada hari ini.

Sebelumnya, IHSG terkoreksi signifikan sebesar 2,06% ke level 5.992,32 pada akhir sesi perdagangan Kamis, 19 Agustus 2021. Dalam sehari, terdapat 120 saham menguat, 407 saham menurun, dan 120 sisanya ditutup tanpa mengalami perubahan harga.

Berita Terkait