Sampoerna Buka Area Produksi di Karawang untuk Vaksinasi Gotong Royong 4.000 Karyawan

21 Juli 2021 17:07 WIB

Penulis: Aprilia Ciptaning

Editor: Laila Ramdhini

Nampak sejumlah warga Kota Tangerang mengikuti vaksinasi massal COVID-19 di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Banten, Selasa 15 Juni 2021. Pemerintah Kota Tangerang membuka layanan vaksinasi massal hingga Kamis 17 Juni 2021 dengan total sasaran sebanyak 45.000 orang dengan sasaran utama yaitu lansia, pralansia, tenaga pendidik, ODGJ, disabilitas dan pelayan publik. Foto : Panji Asmoro/TrenAsia

JAKARTA - PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) membantu penyediaan tempat dan fasilitas pendukung bagi Sentra Vaksinasi Gotong Royong di Karawang, Jawa Barat. Program vaksinasi yang diselenggarakan oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia ini melayani lebih dari 10.000 tenaga kerja.

Presiden Direktur Sampoerna Mindaugas Trumpaitis berharap inisiatif tersebut dapat mempermudah akses dan mempercepat proses vaksinasi di kawasan industri, khususnya yang menjadi sektor esensial.

“Sampoerna membuka sebagian area fasilitas produksinya di Karawang untuk program Vaksinasi Gotong Royong. Program ini ditujukan bagi para karyawan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Karawang International Industrial City (KIIC) dan Kawasan Industri Surya Cipta,” jelasnya dalam keterangan resmi yang dikutip Rabu, 21 Juli 2021.

Menurutnya, diperlukan upaya bersama dari semua pihak untuk melalui pandemi saat ini.  Dengan menyediakan tempat dan fasilitas pendukung bagi Sentra Vaksinasi, Sampoerna turut mencegah penyebaran COVID-19.

Adapun sebelumnya, program vaksinasi Gotong Royong telah diluncurkan secara perdana di Kawasan Industri Karawang pada akhir pekan lalu, serta diikuti oleh 18 pelaku industri. Dalam vaksinasi tersebut, terdapat 40.000 karyawan yang mendaftar dan 1.000 karyawan di antaranya dari Sampoerna.

Kadin pun mencatat lebih dari 28.000 perusahaan telah terdaftar program Vaksinasi Gotong Royong. Vaksinasi tersebut akan diberikan kepada total 10,5 juta peserta yang mencakup karyawan dan keluarga karyawan. engalokasikan 1 juta dosis vaksin untuk 500.000 peserta pada Juli ini.

Rincian harga vaksin sebesar Rp375.000 dengan biaya penyuntikan Rp125.000 per dosis. Vaksin COVID-19 harus dua kali injeksi, sehingga total uang yang harus ditanggung perusahaan senilai Rp1 juta per karyawan.

Berita Terkait